Lenteraindonesia.net, Tapanuli Utara – Kasi Humas Polres Tapanuli Utara Iptu B. Gultom melalui pesan WhatsApp nya Rabu 16 Agustus 2023, membenarkan, bahwa Polres Taput telah menerima pengaduan dari korban SSE0 ( 19 ) Warga Kec. Sipoholon Tapanuli Utara Sumatera Utara pada hari senin, 14 Agustus 2023.
Saat ini kita masih melakukan penyelidikan atas laporan tersebut dan memanggil saksi-saksi untuk dimintai keterangan.
Hal ini disampaikan, terkait laporan pengaduan dari korban salah seorang siswi SMK Negeri di Tarutung inisial SSE0 ( 19 ) Warga, Kecamatan Sipoholon, Tapanuli Utara pada hari Senin, 14 Agustus 2023.
Dimana Peristiwa itu terjadi Senin, 7 Agustus 2023, bertempat di ruangan wakil kepala sekolah SMK N 1 Siatas Barita Tapanuli Utara.
Dalam laporan tersebut, korban mengalami perbuatan cabul yang dilakukan oleh SMS dengan memegang paha sebelah kanan dan dagunya secara sengaja.
Jurnalis Lentera Indonesia.net,( Rabu), 16 Agustus 2023 mencoba mengkonfirmasi Kepala Sekolah yang bersangkutan ke SMK Negeri 1 Tarutung, namun tidak ketemu.
Informasi yang dapat di himpun dari 2 orang staf pegawai di Sekolah tersebut, ” bahwa Kepala Sekolah beberapa hari ini tidak masuk, mungkin karena Pak Kepala sekolah mau pindah tugas,”
Sejumlah siswa dan siswi dari kelas XI disekolah tersebut sudah mengetahui informasi tentang kejadian tersebut, hali ini diketahui, ketika Media ini bertanya seputar informasi siswi dan Oknum guru tersebut, mereka mengatakan sudah mendengarkan informasi kejadian tersebut, tapi mereka sepertinya enggan mengatakannya.
Digali dari beberapa sumber ternyata oknum guru S terkonfirmasi menjabat sebagai Wakil Kepala Sekolah dan pengurus gereja (sintua) salah satu sekte gereja ternama di kota Wisata Rohani Tarutung.(edy/Red)











