Lenteraindonesia.net | CIAMIS – Bupati Ciamis Herdiat Sunarya secara resmi membuka peringatan Hari Krida Pertanian (HKP) ke-54 Tingkat Kabupaten Ciamis Tahun 2026 yang berlangsung di Lapang Desa Sumberjaya, Kecamatan Cihaurbeuti, Senin (13/7/2026).
Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat komitmen pemerintah daerah bersama seluruh pemangku kepentingan dalam mendorong kemajuan sektor pertanian sebagai salah satu fondasi ketahanan pangan daerah.
Mengusung tema “Transformasi Teknologi dalam Mendukung Swasembada Pangan Berkelanjutan di Kabupaten Ciamis”, peringatan HKP tahun ini menekankan pentingnya pemanfaatan teknologi dan inovasi pertanian guna meningkatkan produktivitas sekaligus menjaga keberlanjutan sektor pertanian.

Dalam sambutannya, Bupati Herdiat menyampaikan bahwa Kabupaten Ciamis sebagai daerah agraris memiliki peran strategis dalam mendukung ketahanan dan kedaulatan pangan nasional.
Menurutnya, keberhasilan sektor pertanian tidak terlepas dari peran besar para petani yang selama ini menjadi garda terdepan dalam menjaga ketersediaan pangan.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Ciamis, saya menyampaikan penghormatan dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh petani yang selama ini telah menjadi pejuang pangan dan penopang ketahanan pangan daerah,” ujar Herdiat.
Meski demikian, Bupati mengakui sektor pertanian saat ini menghadapi berbagai tantangan, mulai dari dampak perubahan iklim, alih fungsi lahan, meningkatnya risiko usaha tani, hingga persoalan regenerasi petani yang semakin membutuhkan perhatian.
Untuk menghadapi tantangan tersebut, Herdiat menekankan pentingnya percepatan transformasi pertanian melalui pemanfaatan teknologi, peningkatan kapasitas sumber daya manusia pertanian, serta mendorong generasi muda agar tertarik terjun dan mengembangkan usaha di sektor pertanian.
“Pertanian harus mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman. Teknologi dan inovasi menjadi kunci agar sektor pertanian semakin produktif, modern, dan memiliki daya saing,” katanya.
Selain tantangan, Bupati juga melihat adanya peluang besar yang dapat dimanfaatkan oleh para petani Ciamis, salah satunya melalui program Makan Bergizi yang membutuhkan pasokan pangan dalam jumlah besar, berkualitas, dan berkelanjutan.
“Peluang ini harus mampu dimanfaatkan oleh petani dan kelembagaan pertanian di Kabupaten Ciamis sehingga manfaat ekonominya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat,” ungkap Herdiat.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa keberhasilan swasembada pangan tidak hanya dilihat dari peningkatan produksi, tetapi juga harus mampu menciptakan kesejahteraan petani, menarik minat generasi muda, memperluas pemanfaatan teknologi, serta memperkuat kelembagaan pertanian yang mandiri.

Melalui peringatan HKP ke-54 tersebut, Herdiat mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus memperkuat semangat “Guyub Ngawangun Galuh” dalam membangun sektor pertanian Ciamis yang maju, modern, berdaya saing, dan berkelanjutan.
Menurutnya, pertanian bagi masyarakat Tatar Galuh bukan hanya sektor ekonomi, tetapi juga bagian dari identitas dan budaya yang harus terus dijaga.
“Setiap langkah memajukan pertanian merupakan investasi penting dalam menjaga ketahanan pangan, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta membangun masa depan Kabupaten Ciamis yang lebih baik,” pungkasnya.(***)
Sumber: PROKOPIM CIAMIS
Penulis: Agus Suryana
Editor: Adr










