Wednesday, October 28, 2026
spot_img
Home Headline Cegah Tawuran Pelajar, Wakapolres Metro Tangerang Kota Ingatkan Bahaya Provokasi di Media...

Cegah Tawuran Pelajar, Wakapolres Metro Tangerang Kota Ingatkan Bahaya Provokasi di Media Sosial

Lenteraindonesia.net | TANGERANG — Polres Metro Tangerang Kota terus berupaya mencegah tawuran dan kenakalan remaja melalui edukasi di lingkungan sekolah. Kali ini, jajaran kepolisian menyambangi SMKN 2 Kota Tangerang dalam program Polisi Peduli Pendidikan, Senin (26/10/2026).

Kegiatan yang berlangsung pada pagi hari tersebut digelar di SMKN 2 Kota Tangerang, Jalan Veteran No. 2, Kelurahan Sukasari, Kecamatan Tangerang. Rombongan kepolisian disambut Kepala SMKN 2 Kota Tangerang, Sri Sulastri, beserta jajaran guru.

Hadir dalam kegiatan itu Wakapolres Metro Tangerang Kota AKBP Fiki N. Ardiyansyah, didampingi Kasat Binmas AKBP Dr. Muhammad Nasir dan Kapolsek Tangerang Kompol Suyatno.

Dalam arahannya, Fiki mengingatkan para siswa agar tidak menganggap tawuran sebagai kenakalan remaja biasa. Menurutnya, aksi kekerasan dapat menimbulkan korban luka, mengancam keselamatan jiwa, serta membawa konsekuensi hukum yang berpotensi merugikan masa depan pelajar.

“Kami mengingatkan adik-adik pelajar agar jangan menganggap tawuran sebagai hal biasa. Tawuran bisa berujung pada masalah hukum dan merugikan masa depan kalian sendiri. Pilihlah pergaulan yang positif dan jangan mudah terpengaruh ajakan teman,” ujar Fiki.

Selain mengingatkan bahaya tawuran, Wakapolres juga menyoroti penggunaan media sosial yang dapat dimanfaatkan untuk menyebarkan provokasi maupun ajakan melakukan kekerasan.

Ia meminta para siswa lebih bijak dalam menggunakan media sosial, termasuk berhati-hati saat bergabung dalam grup percakapan yang berisi ajakan melakukan tindakan melanggar hukum.

“Jangan mudah terpancing oleh ajakan atau provokasi di media sosial maupun grup WhatsApp. Kalau menemukan ajakan tawuran atau kegiatan yang membahayakan, jangan ikut menyebarkan. Segera sampaikan kepada guru atau orang tua agar bisa dicegah sejak awal,” katanya.

Fiki menegaskan, upaya pencegahan kenakalan remaja membutuhkan keterlibatan berbagai pihak. Kepolisian, sekolah, dan orang tua perlu membangun komunikasi serta melakukan pengawasan secara berkelanjutan terhadap aktivitas pelajar, baik di lingkungan sekolah maupun di luar sekolah.

Para siswa juga didorong untuk mengisi waktu dengan kegiatan positif, seperti olahraga, mengikuti organisasi sekolah, serta berbagai aktivitas yang dapat mendukung pengembangan diri dan prestasi.

Pihak sekolah menyambut baik kegiatan edukasi yang dilakukan jajaran Polres Metro Tangerang Kota. Kehadiran kepolisian di lingkungan pendidikan diharapkan dapat memperkuat komunikasi sekaligus membantu mendeteksi potensi gangguan keamanan dan ketertiban sejak dini.

Melalui program Polisi Peduli Pendidikan, Polres Metro Tangerang Kota berharap hubungan antara kepolisian, sekolah, orang tua, dan pelajar semakin erat. Dengan demikian, potensi tawuran maupun kenakalan remaja dapat diantisipasi sebelum berkembang menjadi persoalan yang lebih besar.

Fiki kembali mengingatkan para siswa agar fokus menuntut ilmu, mengejar prestasi, dan menjaga kepercayaan orang tua.

“Kami ingin adik-adik pelajar bisa fokus belajar, meraih prestasi, dan membanggakan orang tua. Masa depan kalian masih panjang, jangan sampai rusak hanya karena ikut-ikutan tawuran atau melakukan sesuatu yang melanggar hukum,” tutup Fiki.(***)

 

 

Penulis: Redaksi KJK

Editor: Adr