Monday, September 21, 2026
spot_img
Home Headline Maulid Akbar PPBNI Karawaci Dorong Generasi Muda Jadi Garda Terdepan di Era...

Maulid Akbar PPBNI Karawaci Dorong Generasi Muda Jadi Garda Terdepan di Era Digital

Lenteraindonesia.net | KOTA TANGERANG — Peringatan Maulid Akbar yang digelar PPBNI Satria Banten DPAC Karawaci bersama Pemuda RW 08 Kavling Agraria menjadi momentum memperkuat nilai-nilai keagamaan sekaligus mendorong generasi muda agar mampu memanfaatkan perkembangan teknologi digital secara positif.

Mengusung tema “Estafet Risalah Nabi, Generasi Muda Garda Terdepan di Era Digital”, kegiatan tersebut berlangsung di Lapangan Kelompok Wanita Tani (KWT) RW 08 Kavling Agraria, Kelurahan Nusa Jaya, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang, Sabtu (19/9/2026).

Kegiatan turut dihadiri Camat Karawaci Achmad Zuldin Syafii, A.P., SSTP., M.Si., Sekretaris Kelurahan Nusa Jaya, Ketua DPC PPBNI Kota Tangerang, jajaran DPAC PPBNI Kecamatan Karawaci, pemuda-pemudi RW 08 Nusa Jaya, Majelis Ta’lim, serta sejumlah tokoh agama dan tokoh masyarakat.

Ketua Panitia sekaligus Ketua DPAC PPBNI Kecamatan Karawaci, Iskandar Muda, yang akrab disapa Bung Chabe, mengatakan peringatan Maulid Nabi tidak hanya menjadi kegiatan seremonial keagamaan.

Menurutnya, kegiatan tersebut juga menjadi ruang untuk membangun karakter generasi muda agar memiliki fondasi moral dan keagamaan yang kuat di tengah pesatnya perkembangan teknologi.

“Estafet Risalah Nabi bukan sekadar tema, tetapi menjadi pengingat bahwa generasi muda memiliki tanggung jawab untuk meneruskan nilai-nilai kebaikan, persaudaraan dan akhlak dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Bung Chabe.

Ia menilai teknologi digital telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan generasi muda. Karena itu, ruang digital perlu dimanfaatkan untuk menyebarkan informasi positif, mempererat silaturahmi, serta menyampaikan pesan-pesan kebaikan.

“Generasi muda harus mampu menjadi garda terdepan dalam menghadirkan konten-konten positif. Jangan sampai perkembangan digital justru menjauhkan kita dari nilai agama dan akhlak,” tegasnya.

Bung Chabe berharap pesan yang disampaikan dalam Maulid Akbar tersebut tidak berhenti setelah kegiatan selesai.

Menurutnya, keteladanan Rasulullah SAW perlu diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari melalui kepedulian terhadap lingkungan, sesama, serta kontribusi nyata generasi muda di tengah masyarakat.

“Yang terpenting bukan hanya bagaimana acara ini berlangsung, tetapi bagaimana pesan yang disampaikan dapat diterapkan setelah acara selesai. Pemuda harus menjadi bagian dari solusi dan membawa manfaat bagi lingkungan,” ungkapnya.

Dalam kegiatan tersebut, panitia menghadirkan Habib Bagir Bin Sholeh AlDjufri dan Ustadz Abuya Amung sebagai penceramah.

Kehadiran pemuda RW 08 melalui VAMOS Pemuda RW 08 Kavling Agraria juga menjadi bagian dari kolaborasi antara organisasi kemasyarakatan dan generasi muda dalam membangun kegiatan keagamaan serta sosial kemasyarakatan di lingkungan.

Sementara itu, Camat Karawaci Achmad Zuldin Syafii, A.P., SSTP., M.Si., menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Maulid Akbar tersebut.

Zuldin menekankan pentingnya peran generasi muda dalam menjaga sekaligus melanjutkan nilai-nilai keteladanan Rasulullah SAW di tengah pesatnya perkembangan teknologi.

“Di era digital saat ini, tantangan moral dan sosial bagi anak-anak muda semakin kompleks. Melalui peringatan Maulid Nabi ini, kita ingin menanamkan nilai-nilai keteladanan Rasulullah SAW agar generasi muda tidak hanya cakap secara teknologi, tetapi juga memiliki fondasi akhlak yang kuat sehingga mampu menjadi garda terdepan dalam kebaikan,” ujar Zuldin.

Lebih lanjut, Zuldin mengajak seluruh elemen masyarakat, mulai dari orang tua, tokoh agama hingga generasi muda, untuk bersama-sama membangun lingkungan yang mampu mengarahkan penggunaan teknologi ke arah positif.

Menurutnya, perangkat digital dan media sosial yang berada di tangan generasi muda dapat dimanfaatkan untuk menyebarkan pesan perdamaian, edukasi, serta dakwah yang Rahmatan lil ‘Alamin.

“Ruang digital harus kita isi dengan hal-hal yang memberikan manfaat. Generasi muda harus diberikan ruang untuk berkarya, berkreasi dan menyampaikan pesan-pesan positif kepada masyarakat,” tambahnya.

Peringatan Maulid Akbar tersebut sekaligus menunjukkan pentingnya kolaborasi antara organisasi kemasyarakatan, pemuda, tokoh agama, dan pemerintah wilayah dalam menciptakan kegiatan yang tidak hanya bersifat keagamaan, tetapi juga menjadi ruang pembinaan generasi muda.

Melalui tema “Estafet Risalah Nabi, Generasi Muda Garda Terdepan di Era Digital”, kegiatan tersebut menempatkan generasi muda sebagai salah satu elemen penting dalam menjaga nilai-nilai keagamaan sekaligus menghadapi perubahan zaman yang semakin digital.

Harapannya, semangat Maulid Nabi tidak hanya diwujudkan melalui kegiatan seremonial, tetapi juga diterapkan dalam kehidupan sehari-hari dengan menghadirkan karya, kepedulian, persaudaraan, dan konten digital yang memberikan manfaat bagi masyarakat.(***)

 

 

Penulis: Red/Bom²

Editor: Adr