Rudy Susmanto Dukung Kurikulum Antikorupsi di Sekolah

Lenteraindonesia.net I Kabupaten Bogor – Bupati Bogor, Rudy Susmanto, memberikan apresiasi atas peluncuran Panduan dan Bahan Ajar Pendidikan Antikorupsi (PAK) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bersama Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) serta Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), Senin 11 April 2026.

Menurut Rudy, peluncuran PAK tersebut merupakan langkah strategis untuk membangun budaya antikorupsi sejak usia dini demi mewujudkan visi Indonesia Emas 2045.

“Saya mengapresiasi setinggi-tingginya peluncuran PAK sebagai upaya membangun budaya antikorupsi sejak dini demi mewujudkan Indonesia Emas 2045 dan masa depan tanpa korupsi,” ujar Rudy Susmanto, Senin 11 April 2026.

Ia juga menyatakan dukungan penuh kepada KPK dalam langkah strategis ini, yang ia nilai sebagai bentuk investasi sumber daya manusia (SDM) untuk menciptakan generasi unggul.

“Kami mendukung penuh langkah strategis ini karena investasi terbaik adalah investasi pada SDM. Hal ini penting untuk menciptakan generasi unggul yang menjunjung tinggi kejujuran, integritas, dan tanggung jawab dalam membangun bangsa,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua KPK, Setyo Budiyanto, menegaskan bahwa langkah ini menjadi ruang paling strategis dalam membentuk karakter bangsa dan membangun budaya antikorupsi sejak dini.

“Pendidikan harus menjadi fondasi untuk membangun generasi berintegritas. Karena itu, penguatan integritas pendidikan dari pusat hingga daerah harus memiliki arah dan semangat yang sama,” tegas Setyo dalam sambutannya di Gedung Sasana Bhakti Praja Kemendagri, Jakarta.

KPK memandang penguatan integritas di sektor pendidikan masih menjadi pekerjaan besar bersama. Hal itu didasari hasil Survei Penilaian Integritas (SPI) Pendidikan 2024 yang menunjukkan Indeks Integritas Pendidikan berada pada angka 69,50 dari skala 100.

Nilai tersebut menunjukkan sistem integritas pendidikan mulai terbentuk, namun belum sepenuhnya menjadi budaya yang konsisten di seluruh ekosistem pendidikan. Oleh karena itu, pendidikan antikorupsi diposisikan sebagai strategi hulu negara untuk membangun fondasi karakter dan integritas generasi masa depan.

Peluncuran Buku Panduan dan Bahan Ajar PAK ini juga menjadi bagian dari upaya tindak lanjut serta evaluasi atas hasil SPI Pendidikan 2024. Perbaikannya telah dilakukan sepanjang tahun 2025 oleh seluruh pemangku kepentingan pendidikan, baik di tingkat pusat maupun daerah.

Buku Panduan Pendidikan Antikorupsi tersebut disertai lima buku bahan ajar untuk guru di seluruh jenjang, mulai dari PAUD, SD, SMP, hingga SMA dan SMK.

Dalam panduan ini, terdapat lima kompetensi kunci yang menjadi fondasi Pendidikan Antikorupsi, yaitu ketaatan pada aturan, pemahaman konsep kepemilikan, menjaga amanah, pengelolaan dilema etis, dan pembangunan budaya antikorupsi.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, menyampaikan bahwa pendidikan tidak hanya berfungsi membentuk generasi yang cerdas secara akademik, tetapi juga berkarakter dan berintegritas.

“Ini merupakan bagian dari kebijakan untuk memperkuat pendidikan karakter, khususnya kepribadian yang jujur, berintegritas, bertanggung jawab, serta perilaku yang bersih dari segala macam bentuk korupsi,” ungkapnya.

Di sisi lain, Wakil Menteri Dalam Negeri, Akhmad Wiyagus, menekankan bahwa panduan tersebut menjadi pedoman bagi seluruh pemerintah daerah maupun satuan pendidikan (satdik) dalam membangun ekosistem pendidikan berintegritas.

“Kepada seluruh kepala daerah, kami mendorong untuk memastikan implementasi Pendidikan Antikorupsi dengan memanfaatkan panduan yang telah tersedia. Ini adalah upaya melakukan perbaikan konkret dan terukur guna meningkatkan integritas pendidikan secara nyata,” pungkasnya.

Penulis : Igon

Editor : Adr