Lenteraindonesia.net I Bogor – Sejumlah obyek wisata alam di kawasan Taman Nasional Gunung Halimun Salak dipadati wisatawan. Akibatnya jalanan menuju lokasi itupun diwarnai kemacetan mulai dari Kecamatan Tamansari, Tenjolaya hingga Kecamatan Pamijahan.
Sejumlah ruas jalan lingkungan menuju kawasan itupun terjadi antrian yang cukup panjang hingga mengakibatkan ruas jalan terhenti di setiap tikungan yang ada. Seperti di tikungan Tenjolaya dan Pasar Jumat Kecamatan Tenjolaya, Kabupaten Bogor yang menjadi perlintasan jalan menuju Gunung Bunder Kecamatan Pamijahan.
” Iya padahal cuma mau keluar beli makanan ayam macetnya minta ampun,” ujar warga Tenjolya Komar, Selasa 24 Maret 2026.
Tidak hanya dipadati pengguna kendaraan roda dua, bahkan pengguna kendaraan roda empat tampak ikut mewarnai kepadatan lalulintas dikawasan itu. Begitupun dengan ruas jalan menuju Desa Gunung Bunder Dua, yang menjadi pintu masuk ke berbagai destinasi wisata alam di kawasan tersebut, terlihat ramai sejak tiga hari pasca Lebaran ini.
Kepadatan lalu lintas bahkan kerap berujung kemacetan, terutama karena kondisi jalan yang relatif sempit, dengan lebar rata-rata hanya sekitar 4 meter.
“Iya sejak hari kedua Lebaran arus lalu lintas sudah mulai ramai dan dipadati kendaraan, terutama sepeda motor,” ujar Leo, warga Kampung Rawa Desa Gunung Bunder Dua.
Tingginya minat wisatawan tidak lepas dari daya tarik kawasan Gunung Halimun Salak yang dikenal dengan suasana sejuk, udara segar, serta panorama alam pegunungan yang masih asri. Tak hanya itu, wilayah ini juga memiliki banyak destinasi wisata air seperti curug (air terjun) dan taman rekreasi air yang menjadi pilihan favorit keluarga.
Petugas kepolisian pun langsung melakukan penjagaan di tengah kepadatan yang terjadi, petugas berwenang bersama sejumlah warga terlihat turut membantu mengatur arus lalu lintas di beberapa titik rawan. (Igon)
Editor : Adr











