Lenteraindonesia.net | KABUPATEN BOGOR — Pemerintah Kabupaten Bogor terus memperkuat identitas daerah melalui penelusuran jejak sejarah yang tersebar di berbagai wilayah.
Upaya tersebut diwujudkan melalui ekspedisi sejarah yang menyasar kawasan Kecamatan Cisarua hingga Kecamatan Ciawi, yang dikenal memiliki nilai historis tinggi, terutama di kawasan Puncak.
Ekspedisi ini tidak hanya bertujuan menjaga peninggalan masa lalu, tetapi juga menghidupkan kembali nilai-nilai sejarah sebagai fondasi pembangunan berkelanjutan di Bumi Tegar Beriman.
Dalam penelusuran tersebut, tim menemukan berbagai peninggalan bersejarah, mulai dari makam tua peninggalan kolonial Belanda, bangunan rumah yang masih kokoh sejak era 1930-an, hingga jejak kejayaan perkebunan teh dan kina yang dahulu menjadi penggerak ekonomi kawasan Puncak.

Salah satu temuan penting adalah makam M. Goenawan Parto Widigdo, seorang tokoh pejuang kemerdekaan di bidang kesehatan.
Selain itu, kompleks makam keluarga Johannes van den Bosch juga menjadi bagian penting dalam memperkaya khasanah sejarah Kabupaten Bogor yang memiliki keterkaitan erat dengan perjalanan bangsa Indonesia.
Bupati Bogor, Rudy Susmanto, menegaskan bahwa pelestarian sejarah merupakan langkah strategis dalam membangun karakter dan jati diri daerah di tengah pesatnya pembangunan.
“Pelestarian sejarah menjadi bagian penting dalam membentuk identitas Kabupaten Bogor. Sejarah adalah akar yang menguatkan arah pembangunan kita ke depan,” ujarnya, Minggu (19/4/2026).
Ia menambahkan, menjaga warisan sejarah berarti menjaga memori kolektif masyarakat sekaligus membuka ruang pembelajaran bagi generasi muda agar tetap terhubung dengan nilai-nilai luhur daerahnya.
Selain itu, langkah ini juga diarahkan untuk mendorong pengembangan wisata sejarah yang edukatif dan berkelanjutan, sehingga memberikan nilai tambah bagi masyarakat.
“Setiap jejak sejarah tidak sekadar menjadi cerita masa lalu, melainkan energi untuk membangun masa depan yang berkarakter, beridentitas, dan berkelanjutan,” tambahnya. (***)
Penulis: Igon
Editor: Adr











