BPOM Bogor Ungkap Bahaya Konsumsi Ikan Sapu-Sapu dari Sungai Ciliwung Tercemar

Lenteraindonesia.net | BOGOR — Fenomena maraknya ikan sapu-sapu di aliran sungai seperti Sungai Ciliwung menjadi perhatian serius, terutama terkait potensi bahaya bagi kesehatan masyarakat jika ikan tersebut dikonsumsi.

Kepala BPOM Bogor, Jeffeta Prederiko, menjelaskan bahwa ikan sapu-sapu yang hidup di perairan tercemar berisiko mengandung zat berbahaya.

“Ikan sapu-sapu yang hidup di perairan dengan limbah berat berpotensi mengandung logam berbahaya seperti merkuri maupun bakteri seperti E. coli yang tentu berisiko bagi kesehatan,” ujarnya, Minggu (19/4/2026).

Menurutnya, limbah yang mencemari sungai dapat menyebabkan akumulasi zat berbahaya dalam tubuh ikan. Jika dikonsumsi secara terus-menerus, kondisi ini dapat menimbulkan dampak kesehatan jangka panjang, mulai dari gangguan organ hingga risiko penyakit kronis seperti kanker.

Tak hanya itu, ikan sapu-sapu juga kerap diolah menjadi berbagai produk makanan seperti bakso ikan atau olahan lainnya. Hal ini dinilai berbahaya apabila bahan baku tidak melalui pengawasan ketat terkait keamanan pangan.

Sebagai langkah pencegahan, BPOM terus mengedukasi masyarakat untuk lebih selektif dalam memilih makanan.

Salah satu upaya yang disosialisasikan adalah penerapan prinsip KLIK (Kemasan, Label, Izin edar, Kedaluwarsa) untuk produk pangan kemasan.

“Kami terus mengedukasi masyarakat untuk menerapkan prinsip keamanan pangan, termasuk KLIK untuk pangan kemasan serta BEBAS untuk makanan siap saji agar terjamin keamanannya,” jelas Jeffeta.

Sementara untuk makanan non-kemasan, masyarakat diimbau menerapkan prinsip BEBAS yaitu Bersih, Enak, Bebas bahan berbahaya, Aman, dan Sehat.

BPOM Bogor juga mengajak masyarakat agar lebih peduli terhadap kondisi lingkungan serta tidak sembarangan mengonsumsi hasil perairan yang berpotensi tercemar.

Kesadaran dalam menjaga lingkungan dan memilih pangan yang aman dinilai menjadi kunci penting dalam melindungi kesehatan masyarakat secara berkelanjutan. (***)

 

Penulis: Igon

Editor: Adr