Lenteraindonesia.net | Muara Enim – Kecelakaan maut di jalan khusus angkutan batubara KM 27,500, Desa Karang Raja, Kecamatan Muara Enim, pada Sabtu (25/10/2025) sekitar pukul 08.40 WIB, menelan korban jiwa. Korban diketahui bernama Ozy Ozamy, Forman Hauling PT. RMKO, warga Desa Lingga, Kecamatan Lawang Kidul, Kabupaten Muara Enim.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, insiden bermula ketika mobil LV 20130 RMKO dengan nomor polisi KT 8944 RR yang dikendarai korban, dihantam mobil dump tronton bernomor polisi B 9136 XWZ dengan nomor lambung MLD 180, yang dikemudikan oleh sopir berinisial AH, warga Desa Danau Rata, Kecamatan Sungai Rotan. Benturan keras menyebabkan korban meninggal dunia di lokasi kejadian.
Menanggapi peristiwa tragis tersebut, Nathan, aktivis peduli sosial dan lingkungan Kabupaten Muara Enim, memberikan atensi serius. Ia menilai, insiden di jalan khusus angkutan batubara tidak bisa dianggap sepele dan harus menjadi perhatian bersama, terutama oleh pihak perusahaan serta instansi pemerintah yang berwenang.
“Kami mendesak agar hasil investigasi terhadap kecelakaan ini disampaikan secara terbuka kepada publik. Transparansi sangat penting agar masyarakat mengetahui akar penyebab dan langkah penanganan di jalan khusus angkutan batubara. Ini juga untuk menjaga kepercayaan publik terhadap pihak-pihak yang berwenang,” tegas Nathan. Rabu, (29/10/25).
Ia juga meminta Direktorat Jenderal Minerba Kementerian ESDM, Inspektur Tambang, dan Aparat Penegak Hukum (APH) untuk melakukan kajian teknis dan investigasi mendalam secara terbuka dan profesional.
Nathan menilai, jalan khusus angkutan batubara yang dikelola oleh perusahaan harus memenuhi standar keselamatan kerja dan operasional sesuai ketentuan perundang-undangan. Ia menegaskan bahwa aspek keselamatan harus menjadi prioritas utama dalam kegiatan angkutan hasil tambang.
“Jalan khusus ini seharusnya menjadi jalur yang aman dan terkendali. Bila pengawasan dan koordinasi antar pihak lemah, maka kejadian tragis seperti ini bisa terus terjadi dan menelan korban jiwa,” ujarnya menambahkan.
Hingga berita ini diturunkan, pihak perusahaan dan aparat terkait masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan. Sementara jenazah korban telah dibawa ke rumah duka di Desa Lingga untuk dimakamkan secara layak oleh keluarga. (N. Siregar)
Editor: Adr











