Banjir Tak Kunjung Usai, Warga Binong Permai Desak Pemerintah dan Pengembang Bertindak

Lenteraindonesia.net | Tangerang, – Warga Perumahan Binong Permai, Kecamatan Curug, kembali dibuat resah akibat banjir yang terus berulang setiap kali hujan deras mengguyur wilayah tersebut. Kekecewaan terhadap Pemerintah Kabupaten Tangerang pun kian memuncak karena belum adanya solusi konkret yang ditawarkan.

Salah satu penyebab banjir yang disoroti warga adalah maraknya pembangunan perumahan dan klaster di wilayah Curug yang dinilai tidak memperhatikan dampak lingkungan. Salah satu proyek yang menjadi perhatian adalah Perumahan Aryana, yang diduga belum menyerahkan fasilitas umum (fasum) dan lahan untuk tandon air.

“Pemerintah Kabupaten Tangerang saya nilai gagal menyelesaikan masalah banjir. Sampai sekarang tandon saja belum dikerjakan. Apakah pengembang belum menyerahkan? Atau Pemerintah takut menindak?” ungkap Bambang, salah satu warga. Jumat (30/05/25).

Ia juga mengkritik berbagai janji yang dilontarkan oleh pejabat daerah seperti Bupati, Camat, hingga Lurah yang dianggap tidak pernah diwujudkan.

Sementara itu, warga lainnya, Chris, meminta agar pemerintah segera turun tangan, dan DPRD Kabupaten Tangerang turut mendorong realisasi pembangunan tandon air yang telah lama dijanjikan.

“Ini bukan sekadar bicara, Pemerintah harus berani menegur pengembang yang melanggar aturan, banjir di Binong harus menjadi prioritas penanganan,” ujarnya.

Warga Binong Permai berharap pemerintah daerah dan pengembang bisa segera memberikan solusi jangka panjang yang berkeadilan dan berkelanjutan, agar kehidupan sehari-hari mereka tidak terus-menerus terganggu oleh banjir. Red/KJK