CSR PT Cussons Indonesia Bangun Taman Bermain Anak di Taman Hex Kebon Besar, Dorong Pelestarian Cagar Budaya Kota Tangerang

Lenteraindonesia.net | KOTA TANGERANG – Upaya memperkuat pembangunan berbasis kolaborasi antara pemerintah dan dunia usaha terus dilakukan di Kota Tangerang. Melalui program Corporate Social Responsibility (CSR), PT Cussons Indonesia membangun fasilitas taman bermain anak di kawasan Taman Hex, Kelurahan Kebon Besar, Kecamatan Batuceper, Kota Tangerang.

Peresmian taman bermain anak tersebut berlangsung pada Rabu (8/7/2026) dan dihadiri langsung oleh Wakil Wali Kota Tangerang H. Maryono Hasan, Camat Batuceper Achsin Ghufron Falfeli, para lurah se-Kecamatan Batuceper, tokoh masyarakat, pemuda, ulama, serta warga sekitar.

Pembangunan fasilitas publik melalui program CSR tersebut menjadi bentuk kepedulian perusahaan dalam mendukung penyediaan ruang terbuka yang nyaman, aman, dan ramah bagi masyarakat, khususnya anak-anak.

Wakil Wali Kota Tangerang Maryono Hasan menyampaikan apresiasi kepada PT Cussons Indonesia atas kontribusi dan kepeduliannya dalam mendukung pembangunan Kota Tangerang melalui program CSR.

Menurutnya, keberadaan taman bermain anak tidak hanya memberikan fasilitas rekreasi, tetapi juga menjadi ruang interaksi sosial bagi keluarga dan masyarakat.

“Atas nama Pemerintah Kota Tangerang, saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada PT Cussons Indonesia atas komitmen dan kepeduliannya dalam mendukung pembangunan melalui program CSR. Kehadiran taman bermain ini bukan hanya menjadi fasilitas bagi anak-anak, tetapi juga menjadi ruang interaksi yang nyaman bagi keluarga dan masyarakat,” ujar Maryono.

Ia menilai ruang bermain yang aman dan ramah anak menjadi bagian penting dalam mendukung tumbuh kembang generasi muda sekaligus meningkatkan kualitas ruang publik di Kota Tangerang.

“Program CSR bukan sekadar bentuk tanggung jawab sosial perusahaan, tetapi juga menjadi wujud nyata kepedulian dunia usaha dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Kolaborasi seperti ini akan terus kita perkuat di Kota Tangerang,” katanya.

Maryono berharap langkah PT Cussons Indonesia dapat menjadi inspirasi bagi perusahaan lainnya untuk ikut berkontribusi dalam pembangunan daerah melalui berbagai program sosial, pemberdayaan masyarakat, maupun penyediaan fasilitas publik.

Sementara itu, Camat Batuceper Achsin Ghufron Falfeli menjelaskan bahwa kawasan Pintu Hex (Hek Pilaren) memiliki nilai sejarah yang harus terus dijaga oleh masyarakat.

Menurutnya, Pintu Hex merupakan salah satu peninggalan bersejarah dari masa kolonial Belanda sekitar abad ke-18 yang menjadi bagian dari jejak sejarah dan budaya di wilayah Kebon Besar.

 

“Keberadaan Pintu Hex sebagai cagar budaya harus dijaga bersama oleh masyarakat. Nilai sejarah dan budayanya harus terus dilestarikan agar generasi mendatang dapat mengenal warisan sejarah yang ada di wilayah ini,” ujar Ghufron.

Ia berharap keberadaan taman bermain anak tersebut dapat dimanfaatkan masyarakat dengan baik sekaligus meningkatkan kepedulian terhadap kebersihan dan kelestarian kawasan cagar budaya.

“Saya berharap dengan adanya taman bermain anak ini, masyarakat dapat menjaga semuanya, baik kebersihan lingkungan maupun melestarikan Pintu Hex sebagai cagar budaya sejarah abad ke-18,” pungkasnya.

Pembangunan taman bermain anak di kawasan Taman Hex Kebon Besar menjadi bukti bahwa sinergi pemerintah, perusahaan, dan masyarakat dapat menghadirkan ruang publik berkualitas sekaligus menjaga nilai sejarah yang menjadi identitas Kota Tangerang.(***)

 

 

Penulis: Red/KJK

Editor: Adr