DPRD Kota Tangerang Apresiasi Pemerintah Tangani Banjir

Lenteraindonesia.net, Pemerintah Kota Tangerang – melakukan penanganan dan pendampingan kepada warga terdampak banjir dengan mendirikan 10 posko pengungsian yang tersebar di sejumlah di seluruh wilayah Kota Tangerang.

“Seluruh pengungsi hingga saat ini terpantau aman, secara kesehatan terus dipantau Dinkes melalui puskesmas. Kemudian, untul bantuan logistik dan permakanan juga terus disuplai oleh Dinas Sosial,” ungkap Ubaidillah, Kepala Pelaksana BPBD Kota Tangerang Ubaidillah Anshar. Selasa (4/3/2025) malam.

Tak hanya itu, seluruh OPD juga ikut bergerak membantu meringankan warga yang terdampak dengan mengirimkan bantuan permakanan yang didistribusikan lewat Dinsos ke seluruh posko. “Seperti dari Diskominfo, DLH, Setda, BKPSDM, Disdik, Dispora dan lainnya,” sambungnya.

Sementara itu, Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) telah mendirikan 12 Posko Kesehatan dengan puluhan petugas yang disiagakan 24 jam untuk memastikan kondisi kesehatan warga terdampak banjir.

Kepala Dinkes Kota Tangerang dr. Dini Anggraeni menyatakan, 12 Posko Kesehatan yang disiagakan memiliki beberapa kategori.

“Ada yang sifatnya statis di satu lokasi ada juga yang sifatnya Poskes Keliling,” ujar Dini.

Hal ini ditujukan, untuk menjangkau masyarakat atau warga terdampak hingga pelosok pemukiman yang sekiranya tidak melakukan mengungsi di Posko Pengungsian.

“Sejak hari pertama banjir melanda, seluruh petugas kesehatan langsung bergerak melakukan assesment lapangan warga terdampak. Di lokasi-lokasi tertentu pun langsung didirikan Posko Kesehatan menjangkau lansia atau anak-anak yang rentan sakit akibat terendam air terlalu lama,” ungkap dr. Dini, Rabu (5/3/25).

Di tempat terpisah, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) mengapresiasi respons cepat Pemerintah Kota Tangerang dalam penanganan bencana banjir yang melanda sejumlah wilayah di Kota Tangerang.

Wakil Ketua II DPRD Kota Tangerang Arief Wibowo menilai, pelayanan terhadap warga yang terdampak banjir berlangsung dengan cepat dan tepat. Sehingga, dapat meringankan beban masyarakat dalam menghadapi musibah tersebut.

“Saya melihat dan meninjau langsung, sejak Senin malam petugas BPBD sudah tersebar melakukan pemantauan debit air dan curah hujan. Selasa paginya, seluruh petugas gabungan pun terlihat membantu mobilitas warga yang mau bekerja dan lainnya. Tak sedikit, petugas terlihat membantu proses evakuasi barang-barang warga hingga hewan peliharaan,” papar Arief, Rabu (5/3/25).

Lanjutnya, selain proses evakuasi dan penyediaan posko pengungsian, pemberian bantuan logistik terutama nasi bungkus yang dilakukan secara gotong royong seluruh OPD patut diapresiasi. Dalam hal ini, tak hanya Dinsos yang turun tangan, tapi diketahui banyak OPD lainnya pun turun tangan memenuhi kebutuhan sahur dan berbuka warga terdampak banjir.

“Kami menilai, Pemkot Tangerang cukup baik dalam merespons penanganan banjir. Sehingga, dampak bisa dimitigasi dengan tepat dan pelayanan warga terdampak pun diberikan dengan cepat,” katanya.

Sebagai informasi, hingga malam ini Kota Tangerang dan sejumlah wilayah sekitar kembali diguyur hujan dengan intensitas ringan. Seluruh petugas masih terus disiagakan 24 jam.

Masyarakat Kota Tangerang, khususnya wilayah dengan potensi terdampak cukup tinggi, diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan. Mulai dari kesiapan tas siaga bencana, kesehatan tubuh, hingga pengamanan barang-barang berharga. ( Mahmudin )