Fraksi Partai Hanura Soroti Soal Pengelolaan Aset Pada Paripurna Ranperda PAPBD T.A. 2023 Kab. Tapanuli Utara

Lenteraindonesia.net, Tarutung – Pada Sidang Paripurna Ranperda PAPBD T.A. 2023 di gedung DPRD, Jumat 1 September 2023, Pada pendapat akhir Fraksi Hanura DPRD Tapanuli Utara atas Rancangan Peraturan Daerah tentang Perubahan Anggaran Pendapatan Daerah Kabupaten Tapanuli Utara menyampaikan Substansi pendapat akhir terhadap Ranperda, menyampaikan beberapa Poin kesimpulan dan tanggapan terhadap Nota jawaban Bupati Tapanuli Utara, diantaranya :

Kehati-hatian dalam pengelolaan Aset yang akan dilelangkan, semoga dapat benar-benar dilaksanakan dengan baik dan berpedoman pada Aturan yang berlaku.

Dan peningkatan produktivitas kinerja BUMD dan Perusahaan Daerah, karena peningkatan Aslinya pendapatan Daerah berasal dari Hasil Penjualan Barang Milik Daerah melalui mekanisme Lelang.

Pengurangan anggaran untuk pengembangan karir pendidik dan tenaga pendidik sebesar Rp. 1.3 miliar, hal ini terjadi dikarenakan penyesuaian Anggaran bagi Insentif bagi Guru-guru PPPK sebanyak 828 Orang. Namun Fraksi Hanura menyarankan agar tetap diperhatikan agar upaya pengembangan karir pendidik dan tenaga kependidikan tetap diperhatikan.

Dalam perubahan ada beberapa hal yg mendapat pembahasan sangat tajam salah satunya hal Pendapatan Asli Daerah (PAD ) dari lelang asset yang diestimasi Pemkab Rp.100 juta, pada hal menurut penjelasan Anggota Banggar Parsaoran Siahaan, bahwa harga pembelian berkisar Rp. 4,6 Miliar terdiri dari beberapa jenis Asset salah satu satunya Mobil Kijang innova tahun pembuatan 2018, diminta pihak Dinas terkait agar jangan asal melakukan lelang, tegas Parsaoran Siahaan, kepada jurnalis Lenteraindonesia.net di Gedung DPRD Tapanuli Utara Tersebut .(edy)