Lenteraindonesia.net | Kota Tangerang — Wali Kota Tangerang, H. Sachrudin, meninjau langsung proses pemotongan pipa air bersih sebagai tindak lanjut penyerahan aset jaringan perpipaan dan pelanggan dari Perumda Tirta Kerta Raharja (TKR) kepada Perumda Tirta Benteng (TB) Kota Tangerang, Rabu malam (7/1/2025).
Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan proses peralihan berjalan sesuai rencana serta pelayanan air bersih kepada masyarakat tetap terjaga meskipun terjadi penghentian aliran sementara.
Wali Kota menjelaskan, kegiatan pemotongan pipa merupakan bagian dari proses teknis interkoneksi jaringan yang tidak dapat dihindari dalam tahapan peralihan pengelolaan.

“Ini adalah proses peralihan melalui pemotongan pipa. Malam ini dilanjutkan dengan penyambungan kembali. Memang berpotensi menimbulkan gangguan sementara, namun seluruh tahapan sudah disosialisasikan kepada masyarakat melalui camat dan lurah. Semoga masyarakat dapat memaklumi karena ini bertujuan meningkatkan kualitas pelayanan air bersih,” ujar Sachrudin di lokasi.
Sementara itu, Direktur Utama Perumda Tirta Benteng, H. Doddy Effendi, mengatakan kehadiran jajaran manajemen PDAM TB pada malam tersebut merupakan arahan langsung Wali Kota agar pekerjaan dilakukan sesuai standar teknis yang telah ditetapkan.
“Malam ini kami menyaksikan langsung proses pekerjaan yang dilaksanakan oleh kontraktor. Target penyelesaian kami upayakan secepat mungkin. Insyaallah pukul 05.00 hingga 06.00 pagi sudah rampung jika tidak ada kendala,” jelas Doddy.
Sebagai langkah antisipasi untuk menjaga ketersediaan air bersih bagi masyarakat selama masa transisi, Perumda TB telah menyiapkan armada mobil tangki air.
Saat ini tersedia tiga unit mobil tangki milik PDAM TB, satu unit dari mitra, serta dukungan armada dari Dinas Pertamanan dan Pemadam Kebakaran. Total armada yang disiagakan berkisar antara 15 hingga 30 unit.
“Kami juga telah menyiapkan call center dan nomor pengaduan yang dapat dihubungi masyarakat. Petugas kami standby untuk mengatur distribusi bantuan air selama proses transisi berlangsung,” tambahnya.

Doddy menjelaskan, pemotongan pipa ini merupakan tahapan lanjutan pasca penandatanganan serah terima aset dan pelanggan antara Perumda TKR dan Perumda TB.
Peralihan pengelolaan tersebut mencakup sekitar 30 ribu pelanggan yang tersebar di tiga kecamatan, yakni Jatiuwung, Cibodas, dan Karawaci.
Menurutnya, kesiapan Perumda TB dalam menerima aset dan pelanggan telah melalui pendampingan dari Kejaksaan Tinggi serta BPKP Perwakilan Provinsi Banten, baik dari sisi teknis maupun administrasi.
“Ini merupakan bagian dari tanggung jawab Pemerintah Kota Tangerang untuk memastikan pelayanan air bersih tetap berjalan optimal. Kami mengucapkan terima kasih kepada Perumda TKR atas proses serah terima yang telah dilakukan,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas ketidaknyamanan yang terjadi selama masa transisi. Setelah proses penyambungan selesai, pengaliran air akan dilakukan secara bertahap dan terus dimonitor.
“Mudah-mudahan pekerjaan ini selesai tepat waktu dan distribusi air kembali normal secepatnya,” pungkas Doddy.
Di tempat terpisah, Sekretaris Perusahaan (Sekper) Perumdam TKR Kabupaten Tangerang, Ahmad Rizal, menyatakan bahwa proses tersebut merupakan bagian dari hibah aset jaringan perpipaan Perumdam TKR kepada Perumda TB yang mencakup sekitar 30 ribu pelanggan.
“Perumdam TKR secara resmi telah menandatangani Berita Acara Serah Terima (BAST) hibah aset jaringan perpipaan. Informasi ini telah kami sampaikan melalui media sosial dan pemberitaan media,” ungkap Rizal.
Ia menambahkan, BAST hibah aset tersebut ditandatangani oleh Direktur Utama Perumdam TKR Sofyan Sapar dan Direktur Utama Perumda TB Doddy Effendi, serta disaksikan langsung oleh Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid dan Wali Kota Tangerang H. Sachrudin. (Red/KJK)
Editor: Adr











