Lenteraindonesia.net | BANDUNG – Konferensi Provinsi (Konferprov) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Barat 2026 menetapkan Tantan Sulthon Bukhawan sebagai Ketua PWI Jawa Barat periode 2026–2031.
Konferprov yang digelar di Hotel Horison Ultima Bandung, Rabu (12/8/2026), diikuti dua kandidat, yakni Tantan Sulthon Bukhawan dan Hardiyansyah.
Dalam proses pemungutan suara, Tantan Sulthon meraih 444 suara dari total 699 suara, sehingga unggul dari kandidat lainnya dan ditetapkan sebagai Ketua PWI Jawa Barat terpilih untuk masa kepemimpinan lima tahun mendatang.
Selain memilih ketua, Konferprov juga menetapkan Oland P.H. Sibarani sebagai Ketua Dewan Kehormatan PWI Jawa Barat.
Dalam pencalonannya, Tantan Sulthon membawa gagasan “PWI Jabar Istimewa” sebagai arah kepemimpinannya.
Gagasan tersebut diarahkan untuk memperkuat soliditas organisasi sekaligus meningkatkan kapasitas dan kesejahteraan wartawan di Jawa Barat.
Usai ditetapkan sebagai pemenang, Tantan menekankan pentingnya persatuan dan semangat kekeluargaan di lingkungan PWI Jawa Barat.
Menurutnya, seluruh anggota PWI, baik yang berada di tingkat kabupaten maupun kota, merupakan bagian dari satu keluarga besar yang harus saling mendukung dalam menjalankan roda organisasi.

Tantan menyadari berbagai program yang telah dirancang tidak akan berjalan maksimal tanpa kerja sama, partisipasi, dan dukungan seluruh anggota PWI Jawa Barat.
Karena itu, ia mengajak seluruh jajaran organisasi membangun komunikasi dan kolaborasi untuk mewujudkan program kerja yang memberikan manfaat nyata bagi anggota.
Tantan juga berharap sinergi antara wartawan senior dan junior dapat terus diperkuat.
Menurutnya, pengalaman para wartawan senior perlu berjalan beriringan dengan energi dan gagasan generasi muda agar PWI Jawa Barat dapat kembali menjadi organisasi profesi yang kuat serta mampu memberikan kontribusi positif bagi kehidupan demokrasi.
“Keberhasilan ini merupakan bukti bahwa cita-cita dapat diwujudkan ketika semua pihak bersatu dan bergandengan tangan,” demikian pesan Tantan dalam penyampaiannya setelah terpilih.
Ia turut menyampaikan apresiasi kepada keluarga, khususnya istri dan anak, yang selama proses pencalonan memberikan doa, keikhlasan, serta dukungan moral.
Dengan berakhirnya proses pemilihan Ketua PWI Jawa Barat, kepemimpinan baru kini menghadapi tantangan untuk menerjemahkan gagasan “PWI Jabar Istimewa” menjadi program kerja yang konkret, terukur, dan memberikan manfaat bagi para anggota.
Konsolidasi internal dan rekonsiliasi antarkandidat juga menjadi bagian penting setelah proses konferprov berakhir.
Langkah tersebut diperlukan agar seluruh elemen PWI Jawa Barat dapat kembali bersatu dan fokus menjalankan fungsi organisasi, meningkatkan profesionalisme wartawan, serta menjaga marwah dan kualitas pers di Jawa Barat.
Kepemimpinan Tantan Sulthon Bukhawan untuk periode 2026–2031 diharapkan mampu membawa PWI Jawa Barat menjadi organisasi profesi yang semakin solid, adaptif terhadap perkembangan zaman, serta tetap menjunjung tinggi profesionalisme dan kode etik jurnalistik.(***)
Penulis: Bais
Editor: Adr










