Lenteraindonesia.net, Bogor – Guru yang profesional memiliki tingkat berpikir abstrak yang tinggi, ia mampu untuk merumuskan sebuah konsep, menangkap, mengidentifikasi, dan memecahkan berbagai macam persoalan yang dihadapi dalam tugas.
Selanjutnya seorang guru juga memiliki komitmen yang tinggi dalam melaksanakan tugas. Komitmen adalah kemauan kuat untuk melaksanakan tugas yang didasari dengan rasa penuh tanggungjawab sebagai seorang pendidik.
Guru yang mempunyai kompetensi profesional dan kompetensi kepribadian yang sesuai, ia akan mampu menciptakan suasana pembelajaran yang kondusif, kreatif, efektif dan menyenangkan sehingga mampu meningkatkan motivasi belajar siswa-siswi secara optimal.
Pada kesempatan Hari Guru Nasional (HGN) ini Yody Tistanto SH, mengungkapkan setidaknya ada tujuh tugas utama guru, diantaranya; mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai dan mengevaluasi peserta didik.
Seorang Pengacara Yody Tistanto, SH menyatakan bahwa pendidikan yang baik dan berkualitas di satu daerah, akan menghasilkan sumber daya manusia (SDM) yang unggul yang mampu mengelola potensi daerahnya untuk sebesar-besarnya kesejahteraan rakyat.
“Dengan adanya Hari Guru Nasional (HGN) ini, momen pas untuk membicarakan profesionalisme guru sebagai pendidik. Tentu tidak bisa dilepaskan dari kegiatan pengembangan profesi guru itu sendiri,” kata Pengacara Muda yang selalu dipanggil Yody Sabtu 25 November 2023.
Ia menilai, rendahnya kinerja guru dapatkan diidentifikasi dari kemampuan mengajar kurang terampil, latar belakang tidak sesuai, sarana prasarana pendidikan tidak sesuai, dan motivasi mengajar rendah.
Kemudian, adapun terkait persoalan gaji, hal ini sangat memiliki pengaruh secara signifikan terhadap rendahnya kinerja seorang guru, sehingga bisa dipastikan profesionalisme seorang pendidik menjadi tidak berkualitas.
Yody juga mencontohkan apa yang dialami para guru, khususnya di Daerah pada bulan lalu. Dimana pada bulan Oktober 2023 lalu beberapa guru belum menerima gaji, yang diduga karena disebabkan uang kas daerah kosong.
Hal ini sangat berdampak pada kinerja guru dalam mendidik, karena masalah tersebut merupakan hal yang mendasar dalam pemenuhan kebutuhan hidup mereka, keluarga dan dapat dipastikan terganggunya fungsi seorang guru mengajar di sekolah.
Terakhir, Yody berharap kesejahteraan bagi guru sangatlah penting, sebab dengan hal ini dapat meningkatkan produktivitas baik kehidupan keluarganya serta produktivitas pendidikan dalam hal mengajar.( Red )











