Lenteraindonesia.net | BOGOR – Dedikasi para Kader Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) BPJS Kesehatan kembali mendapat sorotan positif dari masyarakat. Salah satunya datang dari sosok Titin (56), kader IPSM Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, yang dikenal tak kenal lelah membantu warga dalam mengakses layanan kesehatan.
Titin yang telah aktif menjadi Kader JKN sejak tahun 2017 terus menunjukkan pengabdiannya kepada masyarakat, khususnya warga kurang mampu yang membutuhkan bantuan pengurusan administrasi BPJS Kesehatan hingga pendampingan pelayanan medis.
Baru-baru ini, Titin mendampingi seorang ibu muda bernama Putri (32), warga Kampung Cikaret RT 02 RW 06, Kelurahan Harapan Jaya, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, yang harus menjalani persalinan secara operasi caesar (SC) di RSUD Cibinong karena usia kandungannya telah melewati 40 minggu.
Dalam proses tersebut, Titin tidak hanya membantu administrasi kepesertaan BPJS Kesehatan, tetapi juga mendampingi pasien sejak keberangkatan menuju rumah sakit hingga proses pelayanan berjalan lancar.
“Banyak warga di sini yang kurang paham cara mendaftar, atau menunggak iuran karena kesulitan ekonomi. Tugas saya menjembatani mereka, memberikan pemahaman, hingga membantu proses pendaftaran Penerima Bantuan Iuran (PBI) bagi warga yang benar-benar tidak mampu,” ujar Titin saat ditemui di RSUD Cibinong.
Menurutnya, menjadi kader JKN bukan sekadar pekerjaan sosial, melainkan bentuk kepedulian terhadap sesama agar masyarakat tetap mendapatkan hak pelayanan kesehatan dengan layak.
Sehari-hari, Titin rutin menyusuri gang-gang pemukiman warga untuk memberikan edukasi mengenai pentingnya kepesertaan BPJS Kesehatan. Dengan mengenakan rompi kader, ia mendatangi rumah-rumah warga untuk membantu proses administrasi, memberikan informasi program JKN, hingga memastikan masyarakat memahami manfaat perlindungan kesehatan.
Dedikasi tersebut dirasakan langsung oleh Putri dan keluarganya. Ia mengaku sangat terbantu atas perhatian dan pendampingan yang diberikan Titin selama proses persalinan berlangsung.
“Titin adalah malaikat penolong bagi keluarga kami. Dia tidak hanya membantu menguruskan kartu BPJS, tapi juga memberikan dukungan moral yang sangat kami butuhkan di masa-masa sulit,” ungkap Putri dengan haru.
Kisah Titin menjadi gambaran nyata peran penting kader JKN di tengah masyarakat. Kehadiran mereka menjadi penghubung antara warga dengan layanan kesehatan pemerintah, terutama bagi masyarakat kurang mampu yang sering mengalami kendala administrasi maupun akses informasi.
Meski harus menghadapi berbagai tantangan di lapangan, semangat Titin untuk membantu warga tidak pernah surut. Baginya, melihat masyarakat bisa mendapatkan pelayanan kesehatan dengan baik merupakan kebahagiaan tersendiri.
Ia berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya gotong royong dalam program BPJS Kesehatan terus meningkat sehingga tidak ada lagi warga yang kesulitan memperoleh layanan medis saat membutuhkan.
“Kalau masyarakat sehat dan bisa berobat dengan mudah, itu sudah menjadi kebahagiaan terbesar bagi saya,” tutupnya.(***)
Penulis : Redaksi
Editor: Adr











