Lenteraindonesia.net, Bogor – Bangunan bekas puskesmas di Desa Kemang, kecamatan Kemang,Kabupaten Bogor, tampak terbengkalai tak terurus setelah pelayanan kesehatan pindah ke gedung baru yang ada di jalan raya kemang samping kantor kecamatan kemang. di bagian depan gedung puskesmas yang tak ter urus itu tumbuh tanaman liar, kondisi cat yang mulai kusam dan memudar, hingga pagar-pagarnya pun tampak tidak ada.
Namun pantauan awak media dilokasi pada selasa tanggal 8 oktober ditemukan fakta mengagetakan.bagunan gedung puskesmas tersebut sudah lama terbengkalai dan tak terawat dan bnyak sampah Obat Obatan tak Berpenghuni dan suasana menyeramkan.
Salah seorang warga kemang, D (31), menyayangkan tak terurusnya bangunan yang kemungkinan masih sangat bermanfaat.”Ya, sayang sekali kalau terbengkalai begini, bangunannya sih dilihat-lihat masih kokoh dan layak,” ujarnya.
lanjut kepala KUA Shubekti,S.ag kepada media Mengatakan, Kalau memang tidak di fungsikan puskesmas itu kami dari pihak KUA siap merawat nya dengan cara catatan puskemas kami gunakan sebagai kantor, Belum memiliki kantor yang layak
” Jika memang di bolehkan dinas terkait menyerahkan ke kami siap untuk memamfaatkan puskesmas itu untuk di pinjam pakai buat Kantor urusan agama . Asal dari pihak dinas terkait atau Pemda merekomendasikan Aset tersebut untuk di gunakan.
Selain merupakan Pelayanan Publik dasar, KUA juga dinilai Publik sebagai pelayanan utama warga dalam beragama. Jenis layanan yang diberikan pun beragam seperti pelayanan bidang Administrasi ( pendaftaran, pengesahan, dan pencatatan nikah dan rujuk ), pendaftaran dan penerbitan akta, ikrar dan wakaf, suscantin, bimbingan zakat, infak dan shodaqoh, pembinaan wakaf, bimbingan manasik haji dan berbagai pelayanan lainnya.
Begitu pentingnya keberadaan KUA dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, sudah selayaknya Pemerintah Daerah memperhatikan akan sarana dan prasarana yang memadai termasuk Gedung atau kantor yang wajib dimiliki.Kantor Urusan Agama Kecamatan Kemang Bogor contohnya, sampai saat ini belum memiliki Gedung sendiri karena masih menempati Gedung milik MI Raudlatul Islamiyah. jelasnya
Menurut ketua DPW Jawa Barat LSM Tamperak(Tameng Perjuangan Rakyat Anti Korupsi) Roni S.Pangaribuan,menyatakan ,Sudah seharusnya Dinas kesehatan Kabupaten Bogor memperhatikan gedung puskesmas aset milik Pemkab Bogor khusus Dinkes kabupaten Bogor jangan terbelangkalai hingga menyebabkan roboh,dan bisa digunakan untuk tempat maksiat bagi para muda mudi seperti kejadian di Jawa Tengah gedung milik pemerintahan dipakai untuk berbuat mesum dan berjudi mabuk mabukan,segera akan saya laporkan ke dinas terkait ujar dengan nada tegas.
“Sepantas ketua UPT Puskesmas Kemang memperhatikan kondisi gedung puskesmas Kemang yang lama,sampai kusen jendela pun pada hilang padahal itu aset negara apa memang sudah tahu tapi pura-pura tidak tahu, Roni menegaskan Saya akan laporkan kepala UPT Puskesmas Kemang terkait Masalah ini ke Kepala dinas kesehatan kabupaten Bogor bila Perlu ke PJ Bupati Bogor Bahlil Bakrie ujarnya ( Red )
Editor : Ezra Septiano











