Keren! Dapur SPPG di Bogor Gunakan Chef Hotel Bintang Lima Demi Kualitas MBG

Lenteraindonesia.net | KABUPATEN BOGOR – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas Presiden Prabowo Subianto terus menjadi perhatian publik. Meski menuai kritik, program ini juga terbukti sangat dibutuhkan masyarakat, terutama kalangan kurang mampu.

Di Kabupaten Bogor, kualitas MBG diketahui beragam, bergantung pada pengelolaan dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Selain faktor rasa dan gizi, aspek keamanan pangan juga menjadi sorotan.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan, dari 549 dapur SPPG yang ada, baru sekitar 34 persen yang telah mengantongi sertifikat inspeksi kesehatan lingkungan (IKL) dan sertifikat laik higienis sanitasi (SLHS). Sertifikasi lain seperti halal, ISO 22000, HACCP, hingga Nomor Kontrol Veteriner (NKV) juga masih belum merata.

Namun di tengah kondisi tersebut, langkah berbeda dilakukan oleh Sintha Dec Checawaty, pemilik Yayasan Paramitha Boga Afanti. Ia berani menghadirkan tenaga profesional, termasuk ahli gizi dan chef yang sebelumnya bekerja di hotel bintang lima.

“Saya rela membayar gaji tinggi untuk ahli gizi dan chef profesional, karena ingin memastikan masyarakat yang mengonsumsi MBG itu sehat dan bahagia,” ujarnya, Kamis (9/4/2026).

Menurutnya, meski program MBG memiliki sisi bisnis, nilai kemanusiaan tetap menjadi prioritas utama dalam pengelolaan dapur SPPG.

“Kami memang mencari keuntungan, tetapi jangan lupa ada nilai kemanusiaan. Banyak masyarakat di kampung yang sangat membutuhkan program ini,” tambahnya.

Menariknya, dalam menentukan menu MBG, pihaknya juga melibatkan langsung para penerima manfaat, khususnya siswa-siswi.

“Kami ajak mereka memberikan masukan terkait menu hari ini dan harapan ke depan. Setiap dapur punya ciri khas, dan kami menyesuaikan dengan selera penerima manfaat,” jelasnya.

Langkah inovatif ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi dapur SPPG lainnya, agar tidak hanya memenuhi standar keamanan pangan, tetapi juga mampu menyajikan makanan bergizi dengan cita rasa yang disukai masyarakat. (Igon)

 

Editor: Adr