Lenteraindonesia.net | BOGOR – Pemerintah Desa Kemang, Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor, menggelar Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Tingkat Desa Kemang ke-2 Tahun 2026 dengan meriah di Aula Desa Kemang, Kamis (25/6/2026). Kegiatan tersebut menjadi ajang pembinaan generasi Qurani sekaligus memperkuat syiar Islam di tengah masyarakat.
Sebanyak 84 peserta dari 10 RW mengikuti perlombaan yang mempertandingkan empat cabang, yakni tilawah, murottal, tahfidz Al-Qur’an, dan adzan. Antusiasme peserta maupun masyarakat terlihat sejak awal kegiatan.
Kepala Desa Kemang mengatakan penyelenggaraan MTQ tingkat desa merupakan agenda tahunan yang bertujuan menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap Al-Qur’an sekaligus mencetak kader-kader keagamaan di masa depan.
“Hari ini sedang berlangsung kegiatan MTQ Tingkat Desa Kemang ke-2 Tahun 2026. Sebanyak 84 peserta dari 10 RW mengikuti empat cabang perlombaan, yaitu tilawah, murottal, tahfidz, dan adzan. Alhamdulillah antusias masyarakat sangat tinggi,” ujarnya.
Selain perlombaan MTQ, Pemerintah Desa Kemang juga menggelar Pawai Ta’aruf yang diikuti sekitar 1.000 peserta dari seluruh RW di Desa Kemang.
Pawai berlangsung meriah dengan rute sekitar dua kilometer, dimulai dari wilayah RW 02 Kemang Permai hingga berakhir di Kantor Desa Kemang. Peserta tampil dengan berbagai atribut Islami dan menaiki kendaraan hias terbuka atau odong-odong yang menambah semarak suasana.
Menurut Kepala Desa Kemang, pawai tersebut tidak hanya menjadi bagian dari rangkaian pembukaan MTQ, tetapi juga bertujuan memperkuat syiar Islam serta meningkatkan semangat kebersamaan masyarakat.
Panitia juga memberikan penilaian kepada peserta pawai dengan penampilan terbaik sebagai bentuk apresiasi terhadap kreativitas masing-masing RW.
“Kami juga mengadakan lomba Pawai Ta’aruf yang diikuti sekitar seribu peserta dari 10 RW. Ada penilaian untuk menentukan peserta terbaik yang nantinya akan mendapatkan hadiah,” jelasnya.
Lebih lanjut, Kepala Desa menegaskan bahwa penyelenggaraan MTQ merupakan investasi jangka panjang dalam membina generasi muda agar memiliki kemampuan keagamaan yang kuat.
“Kegiatan ini semata-mata untuk syiar Islam dan mempersiapkan generasi penerus. Ke depan kita tidak ingin mengalami kekurangan muadzin, khatib, maupun imam. Semua harus dipersiapkan sejak dini karena mereka inilah calon-calon pemimpin yang akan mengisi Desa Kemang di masa depan,” tuturnya.
Pemerintah Desa Kemang berharap MTQ tingkat desa dapat terus dilaksanakan setiap tahun sebagai wadah pembinaan, pencarian bibit unggul di bidang tilawah dan tahfidz Al-Qur’an, sekaligus mempererat ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat.
Melalui kegiatan ini, Desa Kemang berkomitmen mencetak generasi Qurani yang berakhlak mulia, cinta Al-Qur’an, serta mampu menjadi pemimpin yang membawa kemajuan bagi masyarakat di masa mendatang.(***)
Penulis: Redaksi
Editor: Adr











