Siswa SDIT Daarul Fataa Gelar “Rabu Bersih” di Masjid Jami At-Taubah, Tanamkan Kepedulian Lingkungan Sejak Dini

Lenteraindonesia.net | BOJONGGEDE – Memasuki Tahun Ajaran Baru 2026/2027, siswa-siswi SDIT Daarul Fataa menunjukkan kepedulian terhadap lingkungan melalui kegiatan “Rabu Bersih” yang dilaksanakan di lingkungan Masjid Jami At-Taubah, Kampung Cimanggis, Kecamatan Bojonggede, Kabupaten Bogor, Rabu (15/7/2026).

Sebanyak 20 siswa kelas VI bersama guru pendamping turun langsung membersihkan area masjid sebagai bagian dari implementasi Program Adiwiyata, yang bertujuan menumbuhkan karakter peduli lingkungan sejak usia dini.

Dalam kegiatan tersebut, para siswa membersihkan halaman masjid, memungut sampah, membersihkan tempat wudu, hingga mengangkat sampah yang berada di aliran sungai di depan masjid.

Guru pembimbing SDIT Daarul Fataa, Ustadzah Sri Rahayu, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan pengembangan dari program Adiwiyata yang selama ini rutin dilaksanakan di lingkungan sekolah.

“Program Adiwiyata tidak hanya mengajarkan siswa menjaga kebersihan lingkungan sekolah, tetapi juga lingkungan di sekitarnya, baik melalui kegiatan penghijauan maupun menjaga kebersihan. Ini merupakan kegiatan pertama yang kami laksanakan di luar sekolah agar anak-anak belajar mencintai lingkungan sekitar dan memiliki kesadaran untuk selalu menjaga kebersihan di mana pun mereka berada,” ujarnya.

Menurutnya, pembelajaran di luar kelas diharapkan dapat memberikan pengalaman nyata kepada siswa mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sebagai bagian dari tanggung jawab bersama.

Sementara itu, Pengurus Masjid Jami At-Taubah, Ustaz Zaenal Arifin, mengapresiasi inisiatif SDIT Daarul Fataa yang melibatkan para siswa dalam kegiatan sosial dan lingkungan.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada SDIT Daarul Fataa. Anak-anak ini menjadi teladan dalam menjaga kebersihan. Masjid menjadi bersih, sementara mereka mendapatkan ilmu sekaligus pahala dari kegiatan yang dilakukan,” katanya.

Melalui kegiatan “Rabu Bersih”, SDIT Daarul Fataa berharap dapat terus memperkuat budaya peduli lingkungan, tidak hanya di lingkungan sekolah tetapi juga di tengah masyarakat.

Program ini sekaligus menjadi bagian dari upaya sekolah dalam mewujudkan predikat Sekolah Adiwiyata, dengan membentuk peserta didik yang berkarakter, bertanggung jawab, serta memiliki kepedulian terhadap kebersihan dan kelestarian lingkungan.(***)

 

 

Penulis: Riki/Red

Editor: Adr