SMAN 1 Muara Sebagai Jembatan Bagi Siswa – Siswi  Meraih Harapan Dan Impian Cita Cita Menuju Masa Depan

Lenteraindonesia.net, Muara – Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Muara Simon Simbolon Spd angkat bicara, Semangat dan kerja keras peserta didik adalah motivasi mereka untuk lebih maju dan meningkatkan kemampuan dalam meraih masa depan, harapan dan impian mereka ingin terwujud sesuai yang di cita-citakan.

Simon menanbahkan Prioritas mereka semangat untuk belajar lebih keras merupakan perjuangan dalam upaya untuk bisa masuk ke Perguruan Tinggi Negeri melaui jalur SNMPTN, ungkapnya di ruang kerjanya SMA Negeri 1 Muara, Kabupaten Tapanuli Utara, Provinsi Sumatera Utara.

Simon menambahkan, SNMPTN merupakan seleksi nasional masuk PTN menggunakan nilai rapor dan prestasi/portofolio yang dimiliki siswa, tanpa ujian atau seleksi tertulis.

SNMPTN adalah salah satu jalur masuk PTN, selain SBMPTN dan Seleksi Mandiri, langkah pasti membuat mereka optimis.

Peserta didik Sekolah Menengah Atas (SMA) secara kurikulum dan tujuan pembelajaran dipersiapkan untuk memasuki jenjang pendidikan tinggi, namun pemilihan studi lanjut sering kali menjadi permasalahan yang sering ditemui oleh siswa kelas XII khususnya di Sekolah Menengah Atas (SMA).

Hal ini membuat mereka kehilangan kesempatan, seperti salah pilih jurusan, salah pilih pekerjaan, dan kehilangan kesempatan dengan baik sesuai dengan bakat, minat dan potensi yang dimiliki siswa/i SMA masih dalam usia labil mereka memerlukan bimbingan dalam memutuskan jurusan atau kampus yang ingin dituju tidak hanya mengikuti tren saat ini.

Kesulitan yang biasa dialami siswa/i untuk mengambil keputusan akan melanjutkan kuliah dimana dan jurusan apa dapat dihindari manakala siswa/i memiliki sejumlah informasi yang memadai tentang hal-hal yang berhubungan dengan hal tersebut, ujarnya.

Menurut Nur Ompusunggu seorang siswi membutuhkan bantuan bimbingan dari guru pembimbing yang ada di sekolah, guna memperoleh pengetahuan dan pemahaman yang memadai tentang berbagai kondisi dan karakteristik diri.

Disini guru Bimbingan Konseling dapat mengambil peranan untuk mengatasi permasalahan yang dihadapi siswa/i melalui layanan Bimbingan Karier.

Salah satu bidang bimbingan dalam bimbingan konseling di sekolah adalah layanan bimbingan karier yang dilakukan oleh guru Bimbingan dan Konseling (BK), layanan bimbingan karier yang diberikan guru BK di Sekolah berfungsi sebagai langkah awal bagi siswa/i dalam mengenal, mempersiapkan serta merencanakan kehidupan masa depan yang berhubungan dengan pekerjaan.

Dengan siswa/i memahami karier siswa akan dapat memahami tentang pekerjaan yang sesuai dengan kemampuan yang dimiliki, selaras dengan cita-cita yang diinginkan, tepat dalam memilih jurusan dan memilih kuliah, sebutnya.

Wakil Kepala Sekolah kesiswaan Miduk Ompusunggu Spd, memberikan devinisi Bimbingan karier adalah bimbingan yang diberikan dalam upaya mempersiapkan diri menghadapi dunia kerja, dalam memilih lapangan kerja atau jabatan /profesi tertentu serta membekali diri supaya siap memangku jabatan tersebut, menyesuaikan diri terhadap berbagai tuntutan dari lapangan pekerjaan yang dimasuki.

Layanan bimbingan karier yang diberikan oleh Guru BK dapat digunakan sebagai sarana pemenuhan kebutuhan perkembangan peserta didik sebagai bagian integral dari program pendidikan yang diintegrasikan dalam setiap pengalaman belajar bidang studi.

Hal ini sesuai dengan hasil penelitian yang berjudul ”Optimalisasi Layanan Bimbingan Karier dalam meningkatkan keterserapan lulusan di SMA N 1 Muara”, dengan hasil penelitian yang menyatakan bahwa, layanan bimbingan karier yang dilaksanakan memberikan dampak yang positif terhadap daya serap lulusan SMA Negeri 1 Muara tahun 2023 di perguruan tinggi khususnya perguruan tinggi Negeri melalui jalur SNMPTN, hal ini dapat dilihat dari jumlah peserta didik yang diterima di PTN.

Guru BK adalah salah satu yang selalu jadi pilihan para peserta didik yang akan berkonsultasi mengenai strategi memasuki jenjang pendidikan lanjut, Guru BK sebagai best motivator dalam meningkatkan semangat diri, pengembangan diri, maupun menyesuaikan diri sehingga bisa meningkatkan pencapaian keterserapan di PTN melaui jalur SNMPTN.

Peserta didik dapat memanfaatkan media sosial untuk berkonsultasi dengan guru baik personal maupun grup, guru BK pun menyediakan waktu bagi yang akan berkonsultasi.

Dukungan dan motivasi sangat di butuhkan bagi peserta didik, motivasi dari diri sendiri sebagai faktor internal dan motivasi eksternal yaitu dukungan dari lingkungan rumah (keluarga), sekolah serta masyarakat.

Faktor psikologis peserta didik tersebut juga sangat berpengaruh untuk meningkatkan rasa percaya diri mengikuti kompetisi melaui jalur SNMPTN.

Peran serta guru sebagai motivator di kelasnya juga akan mendukung impiannya, karena dengan menyampaikan ilmu pengetahuan dan juga pendidikan karakter sebagai modal untuk bisa mewujudkan peserta didik yang mandiri dan berwawasan luas, berdisiplin diri dan jujur sebagai tombak utama dalam melangkah menuju gerbang masa depan.

Harapan dan impian adalah satu rangkaian agar menjadi kenyataan dan Doa serta usaha adalah hal yang harus kita jalankan agar prestasi yang dimiliki dan cita-cita tercapai dengan doa restu dari orang tua sebagai jembatan terbaik masa depan peserta didik, imbuhnya.(edy)