Tingkat Kecelakaan Alami Penurunan, Namun tingkat Kefatalan Mengalami Peningkatan

Lenteraindonesia.net, Tangsel – Sat Lantas Polres Tangsel mengungkapkan bahwa angka laka lantas di wilayahnya Tangsel mengalami penurunan selama periode tujuh bulan (Januari-Juli).

Hal itu di sampaikan oleh Kasat Lantas AKP Rahmatullah, namun demikian, tingkat kefatalan dari insiden yang terjadi tercatat mengalami kenaikan dari tahun lalu, meskipun tidak terlalu signifikan. Saat di temui di ruang kerjanya , pada hari Senin.(02/09/24).

“Angka penurunan dalam laka lantas yang terjadi sangat sedikit, terdapat peningkatan jumlah korban yang meninggal dunia. Berdasarkan data kami, pada periode tujuh bulan tahun lalu sebanyak 520 kasus lakalantas, sedangkan di tahun ini terdapat sekitar 332 kasus,” ungkap nya.

Jumlah kefatalan atau akibat dari insiden laka lantas, terjadi kenaikan angka yang sangat tinggi pada tahun ini.

Monev AKIP, Benyamin Minta Aparatur Pemerintahan di Tangsel Selesaikan Tugas
“Pada periode tujuh bulan tahun lalu, berjumlah 52 korban meninggal dunia, sementara tahun ini angka tersebut meningkat menjadi 53 kasus,” tuturnya.

AKP Rokhmatullah selaku Kasat Lakalantas menerangkan bahwa kebanyakan korban meninggal dunia akibat laka lantas terjadi pada saat berkendara di malam hari.

“Oleh sebab itu, kami menghimbau kepada seluruh lapisan masyarakat untuk lebih berhati-hati saat berkendara khususnya di malam hari. Kita juga aktif sosialisasi kepada masyarakat untuk mematuhi rambu-rambu lalulintas,” menutup pembicaraan tersebut.(Faisol)