Lenteraindonesia.net I Kabupaten Bogor — Dinas Perhubungan Kabupaten Bogor mulai menguji coba trayek angkutan massal Bojonggede–Sentul sebagai bagian dari langkah awal menuju sistem transportasi publik yang lebih modern dan terintegrasi di wilayah Kabupaten Bogor.
Kepala Dishub Kabupaten Bogor, Bayu Ramawanto, menjelaskan bahwa uji coba ini masih bersifat sementara dan belum menjadi penambahan trayek permanen.
Tahapan ini difokuskan untuk mengukur respons masyarakat serta efektivitas layanan di lapangan.
Trayek yang diuji coba dimulai dari Terminal Bojonggede dan melintasi sejumlah titik strategis, seperti kawasan Cibinong, Tegar Beriman, Bambu Kuning, hingga menuju Sentul melalui jalur lingkar dan akses Mayor Oking.
Rute ini dirancang untuk menghubungkan pusat aktivitas masyarakat sekaligus membuka peluang integrasi dengan simpul transportasi yang telah ada.
Menurut Bayu, pengujian tersebut tidak hanya menilai minat pengguna, tetapi juga menjadi dasar dalam menghitung kebutuhan armada serta menentukan model pembiayaan yang tepat.
Salah satu opsi yang tengah dikaji adalah penerapan skema Buy The Service (BTS), yaitu sistem subsidi operasional dari pemerintah kepada operator angkutan.
Melalui skema BTS, pemerintah dapat mengontrol kualitas layanan, mulai dari ketepatan waktu, kenyamanan, hingga standar keselamatan.
Namun demikian, implementasinya memerlukan perencanaan matang, terutama terkait kebutuhan anggaran dan kesiapan armada.
“Dishub juga menaruh perhatian pada keberlangsungan angkutan yang sudah ada, seperti angkutan kota (angkot),” katanya dikutip wartawan media ini Minggu 5 April 2026.
Pengembangan trayek baru diupayakan tidak menimbulkan tumpang tindih yang berpotensi merugikan pelaku transportasi eksisting.
Uji coba ini sekaligus menjadi bagian dari strategi jangka panjang pemerintah daerah untuk mendorong peralihan masyarakat dari kendaraan pribadi ke angkutan massal yang lebih efisien dan tertata.
“Dengan sistem yang terintegrasi, diharapkan mobilitas warga menjadi lebih lancar dan berkelanjutan,” tegasnya.
Ke depan, hasil evaluasi dari uji coba ini akan menjadi dasar penentuan apakah trayek Bojonggede–Sentul layak dikembangkan secara permanen dengan skema BTS, sebagai bagian dari transformasi sistem transportasi di Kabupaten Bogor menuju era yang lebih modern. (Igon )
Editor : Adr











