Turidi Susanto Nahkodai Porserosi Kota Tangerang, Fokus Cetak Atlet Berprestasi dan Dorong Pembangunan Gelanggang Olahraga

Lenteraindonesia.net | Kota Tangerang – Persatuan Olahraga Sepatu Roda Seluruh Indonesia (Porserosi) Kota Tangerang resmi melantik ketua dan jajaran pengurus periode 2025–2029. Kegiatan pelantikan berlangsung di Gedung MUI Kota Tangerang, dengan suasana hangat dan penuh keakraban. Pada Kamis, (30/10/25).

Berdasarkan hasil musyawarah daerah, Turidi Susanto secara resmi dipercaya menahkodai Porserosi Kota Tangerang untuk periode empat tahun ke depan. Organisasi yang berada di bawah naungan KONI dan Dispora Kota Tangerang ini menegaskan komitmennya untuk memprioritaskan pencarian bibit atlet potensial menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2026.

Ketua Porserosi Provinsi Banten, Asep Abdullah, menyampaikan optimisme terhadap kepemimpinan baru tersebut. Menurutnya, dengan soliditas kepengurusan dan dukungan pemerintah daerah, Kota Tangerang berpeluang besar mencetak atlet berprestasi.

“Kepengurusan di bawah kepemimpinan beliau sangat prospektif ke depan. Saya yakin Kota Tangerang akan menghasilkan atlet-atlet yang mampu mengharumkan nama daerah hingga tingkat nasional,” ujar Asep, Rabu (29/10/2025) malam.

Asep juga menekankan pentingnya dukungan pemerintah daerah dan DPRD dalam menyediakan sarana dan prasarana olahraga yang memadai.

“Kami berharap pembinaan prestasi ini juga didukung oleh Pemda maupun DPRD, baik dari sisi infrastruktur venue maupun pendanaan. Jika semua terpenuhi, saya yakin prestasi olahraga sepatu roda, skateboard, dan skuter di Kota Tangerang akan semakin membanggakan,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Porserosi Kota Tangerang, Turidi Susanto, menyampaikan bahwa pihaknya akan segera melakukan konsolidasi organisasi dan inventarisasi atlet dalam rangka persiapan menghadapi Porprov mendatang.

“Kami memperkuat posisi kepengurusan dan sudah melakukan tes atlet untuk persiapan Porprov 2026,” ungkap Turidi.

Turidi yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Kota Tangerang itu menambahkan, pihaknya tengah menjalin komunikasi dengan Dinas Pendidikan Kota dan Provinsi Banten agar olahraga sepatu roda, skateboard, dan skuter dapat masuk ke dalam kegiatan ekstrakurikuler sekolah.

“Bibit-bibit atlet berasal dari lingkungan sekolah. Karena itu, kami ingin olahraga ini bisa difasilitasi sebagai ekstrakurikuler di sekolah-sekolah,” jelasnya.

Lebih lanjut, Turidi mengungkapkan rencana pembangunan gelanggang olahraga (GOR) khusus sepatu roda dan skateboard) seluas 5.000 meter persegi sebagai pusat latihan atlet Kota Tangerang.

“Kami sedang mencari lahan sekitar 5.000 meter; 3.000 meter untuk sepatu roda dan 2.000 meter untuk skateboard. Jika terwujud, itu akan menjadi basecamp kami dan saya yakin akan semakin banyak peminatnya,” pungkasnya. (Red/Bom²)

 

Editor: Adr