604 Dapur MBG Berdiri di 40 Kecamatan Kabupaten Bogor, Layani 611 Ribu Penerima Manfaat

Lenteraindonesia.net | KABUPATEN BOGOR — Pemerintah Kabupaten Bogor mencatat sebanyak 604 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) telah berdiri dan tersebar di 40 kecamatan.

Capaian tersebut disampaikan dalam sambutan Bupati Bogor, Rudy Susmanto, yang dibacakan Kepala Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Bogor, Nurhayati, pada peresmian SPPG Cijujung 03 milik Kadin Kabupaten Bogor di Kecamatan Sukaraja, Kamis (15/4/2026).

“Data April 2026, dari 40 kecamatan yang ada, saat ini telah tersebar 604 SPPG yang melayani 2.570 kelompok penerima dengan total mencapai 611.436 orang penerima manfaat,” ujar Nurhayati.

Ia menjelaskan, layanan SPPG tersebut menjangkau berbagai jenjang pendidikan, mulai dari tingkat dasar hingga menengah atas, termasuk pendidikan anak usia dini.

Untuk tingkat SD dan sederajat, terdapat 1.038 sekolah dengan 306.879 siswa penerima manfaat. Sementara tingkat SMP mencakup 408 sekolah dengan 144.036 siswa, serta tingkat SMA sebanyak 287 sekolah dengan 118.971 siswa. Selain itu, program ini juga menyasar 650 sekolah TK/PAUD dengan total 25.624 siswa.

Menurutnya, Pemkab Bogor memiliki tanggung jawab besar dalam memastikan program pemenuhan gizi berjalan optimal sebagai bagian dari dukungan terhadap program strategis nasional.

“Program ini tidak hanya bicara tentang gizi, tetapi juga penguatan ekonomi lokal,” jelasnya.

Pemkab Bogor menargetkan jumlah SPPG akan terus bertambah hingga mencapai sekitar 700 unit guna memperluas jangkauan penerima manfaat.

Sementara itu, Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, menyatakan pihaknya akan membentuk hingga lima Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) di Kabupaten Bogor.

Menurutnya, langkah tersebut diperlukan mengingat Kabupaten Bogor merupakan wilayah dengan jumlah penduduk terbesar di Indonesia, sehingga membutuhkan sistem koordinasi yang lebih kuat.

“Setiap 50 SPPG nantinya akan berada dalam satu koordinasi KPPG. Dengan jumlah yang besar, pembentukan lima KPPG dinilai ideal,” ujar Dadan.

Ia menjelaskan, KPPG akan bertugas melakukan pengawasan, koordinasi dengan pemerintah daerah, serta memastikan pelaksanaan program berjalan efektif di lapangan.

Di sisi lain, Ketua Kadin Kabupaten Bogor, Sintha Dec Checawaty, menegaskan komitmen pihaknya dalam mendukung program MBG melalui pembangunan dapur SPPG.

“Kami berkomitmen memberikan layanan terbaik kepada masyarakat dan mendukung penuh program pemerintah,” katanya.

Melalui kolaborasi antara pemerintah dan dunia usaha, program MBG diharapkan tidak hanya meningkatkan kualitas gizi masyarakat, tetapi juga memperkuat ketahanan ekonomi daerah. (***)

 

Penulis: Igon

Editor: Adr