Lenteraindonesia.net | Ciamis – Kondisi fisik bangunan Sekolah Dasar Negeri (SDN) 3 Rawa, Kecamatan Lumbung, Kabupaten Ciamis, kian memprihatinkan. Sejumlah ruang kelas mengalami kerusakan berat, bahkan satu di antaranya sudah tidak dapat digunakan untuk kegiatan belajar mengajar akibat lapuk dan tidak layak pakai.
Kepala SDN 3 Rawa, Suhendar Soleh Saputra, S.Pd., M.Pd., mengungkapkan, kerusakan tidak hanya terjadi pada bangunan utama, tetapi juga pada sarana penunjang lainnya seperti meja, kursi, dan perlengkapan belajar lainnya yang sudah banyak mengalami pelapukan.

“Beberapa ruang kelas dalam kondisi rusak berat, tembok retak, plafon lapuk, dan perabot banyak yang tidak layak pakai. Kami sangat prihatin dengan kondisi ini,” ujar Suhendar saat ditemui Lentera Indonesia, Selasa (8/10/2025).
Ia menjelaskan, pada 2019 sebenarnya sempat direncanakan pembangunan ruang kelas oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Ciamis. Namun, rencana tersebut tertunda akibat pandemi COVID-19 dan hingga kini belum terealisasi.

Akibat keterbatasan ruang, satu kelas dengan jumlah siswa cukup banyak kini harus menempati ruang perpustakaan yang kondisinya juga tak jauh berbeda—tembok retak dan fasilitas minim.
“Jumlah siswa kami saat ini 135 orang. Kami terpaksa memanfaatkan ruang perpustakaan sebagai ruang kelas darurat. Harapan kami, pembangunan ruang belajar bisa segera direalisasikan agar anak-anak bisa belajar dengan nyaman dan aman,” tuturnya.

Situasi ini dikhawatirkan dapat mengganggu kualitas pembelajaran dan keselamatan siswa. Pihak sekolah berharap pemerintah daerah segera turun tangan untuk melakukan perbaikan dan pembangunan ruang kelas yang layak. (Agus Suryana)
Editor: Adr












