Bertema Pawai Budaya Menuju Hattrick 2024, PDIP Kabupaten Tangerang, Daftarkan Bacaleg Ke KPU

Lenteraindonesia.net, Kabupaten Tangerang – Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) wilayah Kabupaten Tangerang. Datang Ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Tangerang, untuk mendaftar Bakal Calon Legislatif (Bacaleg), Kamis (11/05/2023)

Selain itu PDI-P Kabupaten Tangerang, datang Ke KPU bersama pengurus, Bacaleg, Simpatisan dari Partai berkepala banteng tersebut dan menggelar “Pawai Budaya Menuju Hattrick 2024”. Acara ini dimulai pukul 06.00 WIB, meskipun acara pada pagi hari para simpatisan dan caleg dari PDI Perjuangan dengan penuh semangat dan antusias mulai berkumpul di kantor DPC PDI Perjuangan yang bertempat di Jalan Raya Pemda Tigaraksa.

Di acara pendaftaran tersebut Bacaleg dari Daftar Pemilihan 6 (Dapil 6) Hendra Puputan mengatakan: “Kita mendengarkan dan Kita

melakukan, ini adalah Tagline kami, dengan harapan, kita dapat benar-benar memberikan aspirasi rakyat,” katanya.

Seluruh peserta tiba di kantor DPC PDI Perjuangan sekitar pukul 08.00 WIB, kemudian dari Kantor PDI Perjuangan kabupaten Tangerang terdapat 8 Bacaleg untuk Dapil 6. Acara dimulai dengan sambutan dari Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tangerang Bapak

Selain itu, Bacaleg Dapil 6, H.Irvansyah Asmat, Ketua DPC PDIP, menuturkan. Pawai Budaya menuju pendaftaran Caleg PDIP Kita menampilkan seperti reog, barongsai dan tarian daerah untuk mengantar para caleg PDI Perjuangan ke kantor KPU kabupaten Tangerang. Iring-iringan dimulai pukul 09.00 menuju Kantor KPU Kabupaten Tangerang dengan berjalan kaki. Sungguh sangat menarik pemandangan yang syarat akan budaya bangsa Indonesia, ucapnya.

“Ini sangat luar biasa antusias kader-kader PDI Perjuangan mengantarkan ke kantor KPU Kabupaten Tangerang. Sangat optimis untuk menang dipemilihan tahun 2024 ini.” tuturnya.

Lanjut. H.Irvansyah Pawai Budaya Menuju Hattrick 2024 di Kabupaten Tangerang berjalan sukses dan penuh makna. Semoga semangat kebhinekaan dan rasa cinta pada budaya bangsa Indonesia terus digemakan demi meningkatkan harkat serta martabat bangsa Indonesia yang memiliki jatidiri mulia warisan dari para lelulur, pungkasnya. (Ar).