Friday, October 30, 2026
spot_img
Home Bogor Raya Bertemu Jokowi di Solo, PERKOMHAN Kabupaten Bogor Sampaikan Aspirasi Korban Dugaan Mafia...

Bertemu Jokowi di Solo, PERKOMHAN Kabupaten Bogor Sampaikan Aspirasi Korban Dugaan Mafia Hukum

Lenteraindonesia.net | SOLO — Perhimpunan Pejuang Korban Mafia Hukum dan Ketidakadilan (PERKOMHAN) Kabupaten Bogor melakukan silaturahmi dan audiensi dengan Presiden ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo, di kediaman pribadinya di Jalan Kutai Utara No. 1, Solo, Jawa Tengah, Jumat (30/10/2026) malam.

Rombongan PERKOMHAN Kabupaten Bogor dipimpin langsung oleh Ketua Asep Mulyadi, yang akrab disapa Asep Tagor. Ia didampingi Sekretaris Kang Kusnadi, SH., MH., serta sejumlah pengurus lainnya.

Pertemuan yang berlangsung dalam suasana kekeluargaan tersebut membahas persoalan hukum yang dihadapi masyarakat, khususnya warga yang mengaku menjadi korban penyerobotan lahan, kriminalisasi, dan ketidakadilan hukum di wilayah Kabupaten Bogor.

Dalam audiensi itu, Asep Tagor menyampaikan aspirasi masyarakat yang selama ini mendapat pendampingan PERKOMHAN. Ia mengatakan, organisasinya hadir sebagai wadah perjuangan bagi masyarakat kecil yang membutuhkan pendampingan dalam mencari keadilan.

“Kami sampaikan kepada Bapak Jokowi bahwa PERKOMHAN Kabupaten Bogor lahir dari keresahan masyarakat kecil yang menjadi korban mafia hukum. Kami berjuang untuk keadilan. Alhamdulillah Bapak Jokowi menerima kami dengan sangat baik dan memberikan semangat serta arahan agar terus konsisten memperjuangkan kebenaran dan keadilan,” ujar Asep Tagor.

Sekretaris PERKOMHAN Kabupaten Bogor, Kang Kusnadi, SH., MH., menilai pertemuan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat komunikasi antara masyarakat sipil dan tokoh nasional dalam mendorong penegakan hukum yang berkeadilan, transparan, serta berpihak kepada masyarakat.

Menurut Kusnadi, berbagai masukan dalam pertemuan tersebut menjadi dorongan bagi PERKOMHAN untuk terus menjalankan pendampingan terhadap masyarakat yang merasa dirugikan dalam persoalan hukum.

“Bapak Jokowi berpesan agar PERKOMHAN tetap menjadi garda terdepan dalam membela korban ketidakadilan. Masukan-masukan beliau sangat berharga bagi perjuangan kami di Bogor. Kami akan terus kawal kasus-kasus mafia hukum hingga tuntas,” tegas Kusnadi.

Pertemuan yang berlangsung sekitar dua jam tersebut diakhiri dengan diskusi santai dan sesi foto bersama. Dalam dokumentasi pertemuan, Jokowi tampak mengenakan kemeja putih dan topi putih bersama jajaran pengurus PERKOMHAN Kabupaten Bogor.

PERKOMHAN Kabupaten Bogor berharap komunikasi dan silaturahmi dengan para tokoh nasional dapat terus terjalin. Organisasi tersebut juga menyatakan akan melanjutkan perjuangan mendampingi masyarakat yang mencari keadilan serta mendorong terwujudnya sistem hukum yang lebih transparan dan berkeadilan bagi seluruh rakyat Indonesia.(***)

 

 

 

Penulis: Redaksi

Editor: Adr