Instruksi Kapolri Terkait “Stop Perjudian” Tidak Berlaku Dikecamatan Pahae, ‘APH’ Diduga Tutup Mata

Lenteraindonesia.net, Tapanuli Utara – Perjudian togel sepertinya sangat sulit di berantas tuntas Dari zaman dulu Sampai Sekarang di Kecamatan Pahae khususnya, Kabupaten Tapanuli Utara Provinsi Sumatera Utara.

Informasi dari masyarakat di Kecamatan Pahae Jae , Kabupaten Tapanuli Utara belakangan ini semakin marak beroperasi ,sudah bukan rahasia lagi di dua kecamatan tersebut disinyalir bandar Togel dimaksud adalah oknum JG warga masyarakat Pahae.

Hal ini sangat tidak sesuai dengan instruksi dari Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo Semua Polda dan Kapolres dan Kapolsek Agar memberantas Segala Perjudian.

Tapi di Pahae, tampaknya instruksi Kapolri tersebut tidak berlaku di daerah Kecamatan Pahae Julu, Pahae Jae.

Dari salah seorang warga yang menjadi sumber informasi terpercaya B. Gultom (50 ), memberikan informasi kepada kru media Senin. (3/06/2024) Para pelaku judi Togel di daerah Wilkum Polsek Pahae Julu dan Polsek Pahae Jae, Purba Tua dikuasai oleh oknum JG Masyarakat yang berdomisili di kecamatan Pahae.

Oknum Bandar JG memiliki pelaksana Lapangan untuk bagian keamanan para penulis, menurut informasinya bandar JG diduga telah memberikan upeti sebagai pengamanan ke oknum aparat yang bertugas di Pahae, JG sepertinya kerja sama menguasai perjudian togel wilayah hukum Polsek Pahae Julu dan Polsek Pahae Jae.

Selain Judi tebak nomor, Judi tembak ikan juga beroperasi bebas, kinerja Kapolsek di dua Kecamatan dipertanyakan,
“APH ” diduga yang menerima ‘upeti’ dari para penulis di lapangan, dengan perbulannya, sehingga praktek perjudian dapat berjalan lancar tanpa hambatan.

Informasi yang berhasil diperoleh tim sesuai hasil investigasi, ada puluhan orang anggota penulisnya di Warung kopi hingga menembus ke desa-desa.

Permainan judi togel saat sekarang ini malah sudah merambah mulai kecamatan hingga ke desa-desa dengan diduga oknum JG yang mengkelola judi togel didaerah tetsebut, dan ada lagi rumor yang muncul dalam peredaran Narkoba juga.

Secara terpisah, Kapolsek Pahae Jae AKP. J.Sianturi dihubungi Awak media lewat telepon genggamnya mengatakan, terkait permainan Judi 303 dirinya membantah terima setoran, saya tidak pernah ada menerima setoran sebagai dalih pengamanan seperti yang disebut-sebut oknum yang tidak bertanggung jawab.

Sianturi berjanji akan menangkap para pelaku bandar yang sudah dibeberkan nama- nama bandar dan penulis tanpa pandang bulu, dengan janji serius memberantas perjudian di Pahae Jae wilayah hukumnya, ucapnya.

Masih menurut warga M.Siregar, bahwa perjudian togel yang beroperasi di wilkum Kecamatan Pahae Jae ,Pahae Julu ini sepertinya luput dari pantauan penegak hukum Polres Tapanuli Utara.

Kita juga heran, begitu banyak nya yang beroperasi judi tetapi tidak satupun ada bandar yang di tangkap APH dan bandar bandar yang lain, semua yang ditangkap cuma penulis dan pembeli” lanjutnya.

Secara terpisah, Kapolres Tapanuli Utara AKBP Wernis Sitinjak saat dikonfirmasi awak media melalui pesan Whatts App terkait bebasnya judi togel Wilkum Polsek Pahae Julu, Pahae Jae, Purba Tua yang di koordinatori “JG”, Kapolres tidak memberikan respon.sampai berita ini dikirimkan ke meja redaksi.(edy)