Lenteraindonesia.net | Kota Bogor – Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirta Pakuan Kota Bogor terus mengakselerasi program penggantian pipa distribusi air bersih di lima titik strategis. Hingga awal Oktober 2025, satu titik telah selesai 100 persen, dua titik dalam tahap akhir pengerjaan, dan dua lainnya masih dalam proses perizinan.
Direktur Teknik Perumda Tirta Pakuan, Ardani Yusuf, menyampaikan bahwa pekerjaan penggantian pipa di Jalan Pajajaran telah rampung sepenuhnya dan sudah mulai mengalirkan air bersih kepada pelanggan di wilayah Bangbarung dan sekitarnya.
“Alhamdulillah, berkat kolaborasi semua pihak, progres di lapangan cukup menggembirakan. Satu titik sudah beroperasi, dua lagi tinggal menunggu koneksi pipa, dan dua lainnya sedang kami persiapkan izinnya,” kata Ardani saat ditemui, Rabu (1/10/2025).
Dua titik yang telah mencapai progres 85 persen adalah jalur pipa di Jalan Pemuda–Kebon Pedes dan Jalan Merdeka (Jembatan Merah–PGB). Kedua lokasi ini kini tengah menunggu jadwal koneksi pipa untuk segera dioperasikan.

Sementara itu, dua titik lainnya yakni Tegal Manggah dan Jalan Malabar masih dalam proses pengurusan perizinan. Ardani menegaskan, pekerjaan fisik di dua lokasi tersebut akan langsung dimulai begitu seluruh izin diterbitkan.
“Kami menargetkan seluruh pekerjaan di lima titik strategis ini rampung pada Desember 2025. Jika tidak ada kendala, manfaatnya akan mulai dirasakan pelanggan pada awal 2026,” ujarnya.
Program ini merupakan bagian dari ikhtiar Tirta Pakuan dalam meningkatkan kualitas layanan air bersih, sekaligus menurunkan angka kebocoran atau Non-Revenue Water (NRW). Tahun ini, perusahaan menargetkan pemasangan pipa baru sepanjang 7.207 meter.

Ardani mengungkapkan, masih terdapat sekitar 90 kilometer pipa tua yang sudah terpasang sejak tahun 1970-an. Kondisi ini dinilai sangat rentan menyebabkan kebocoran, sehingga perlu dilakukan penggantian secara bertahap.
“Kami mohon dukungan dari seluruh pelanggan dan masyarakat, serta menyampaikan permohonan maaf apabila selama proses pemasangan terdapat gangguan, terutama terhadap lalu lintas,” tambahnya.
Ia memastikan, seluruh area yang terdampak galian akan dipulihkan seperti sediakala setelah pekerjaan selesai. (Red)
Editor: Adr











