Tuesday, October 27, 2026
spot_img
Home Headline KPBRB Gelar Musyawarah, Warga Bayur Rawa Bambu Usulkan Pagar Makam hingga Penerangan...

KPBRB Gelar Musyawarah, Warga Bayur Rawa Bambu Usulkan Pagar Makam hingga Penerangan Jalan

Lenteraindonesia.net | KABUPATEN TANGERANG – Komunitas Pemuda Bayur Rawa Bambu (KPBRB) menggelar musyawarah untuk membahas rencana pembangunan pagar makam dan sejumlah kebutuhan infrastruktur lingkungan di Kampung Bayur Rawa Bambu, Desa Lebak Wangi, Kecamatan Sepatan Timur, Kabupaten Tangerang, Sabtu (24/10/2026) malam.

Pertemuan yang berlangsung di Pos KPBRB, RT 04/05, tersebut dihadiri Ketua RT 04, Ketua RT 010, Ketua RW 05, Jaro Doris, serta jajaran pengurus KPBRB. Musyawarah membahas rencana pembangunan, penataan lingkungan, dan upaya meningkatkan kenyamanan masyarakat.

Penasehat sekaligus inisiator KPBRB, Asnawi, mengatakan pihaknya berharap Kampung Bayur Rawa Bambu dapat berkembang menjadi kampung percontohan melalui pembangunan dan penataan lingkungan secara bertahap.

“Kami ingin kampung ini menjadi kampung percontohan, pemagaran gapura makam, hingga penataan lingkungan lainnya. Dengan tujuan agar kampung kami bisa maju dan berkembang, dan masyarakat pun dapat merasakannya,” ujar Asnawi.

Asnawi menjelaskan, musyawarah tersebut menjadi ruang untuk mencari solusi bersama dalam merealisasikan kebutuhan pembangunan di lingkungan warga.

Menurutnya, selama ini berbagai kegiatan pembangunan dan penataan lingkungan masih mengandalkan dana swadaya masyarakat. Karena itu, ia berharap Pemerintah Kabupaten Tangerang turut memberikan dukungan agar kebutuhan infrastruktur warga dapat ditangani secara lebih optimal.

“Tujuan musyawarah di sini adalah mencari solusi bersama-sama, karena selama ini dalam setiap kegiatan maupun penataan lingkungan, kami selalu menggunakan anggaran swadaya masyarakat. Maka dari itu, sebenarnya kami berharap butuh dukungan peran dari Pemerintah Kabupaten Tangerang agar turut membantu dalam bentuk penataan lingkungan maupun infrastruktur pembangunan,” jelasnya.

Ia berharap aspirasi warga terkait pembangunan pagar makam dan penataan kawasan dapat menjadi perhatian pemerintah, sehingga pelaksanaannya dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Sementara itu, Ketua RT 04, Munggah, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Tangerang, khususnya Pemerintah Desa Lebak Wangi dan Camat Sepatan Timur, atas bantuan dalam pengajuan pembangunan saluran air yang kini telah terealisasi.

“Kami mewakili warga Bayur Rawa Bambu RT 04/05 Desa Lebak Wangi mengucapkan rasa terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Tangerang, khususnya kepada Kantor Desa Lebak Wangi, dan Bapak Camat Sepatan Timur yang sudah membantu pengajuan saluran air hingga bisa terealisasi untuk saat ini. Semoga bisa bermanfaat bagi masyarakat,” ungkap Munggah.

Meski pembangunan saluran air telah terealisasi, menurut Munggah, masih terdapat kebutuhan infrastruktur lain yang perlu mendapat perhatian, salah satunya penerangan jalan umum (PJU).

Ia menilai penerangan jalan diperlukan untuk meningkatkan kenyamanan warga saat beraktivitas pada malam hari sekaligus membantu mengurangi risiko bahaya akibat kondisi jalan yang minim pencahayaan.

“Kita juga masih sangat butuh penerangan jalan umum (PJU) di wilayah, agar mengurangi rawan bahaya,” tambahnya.

Melalui musyawarah tersebut, KPBRB bersama tokoh masyarakat dan pengurus lingkungan berharap aspirasi warga, mulai dari pembangunan pagar makam, peningkatan infrastruktur, hingga pengadaan PJU, dapat ditindaklanjuti sesuai kebutuhan dan kemampuan anggaran pemerintah.

Warga juga berharap sinergi antara masyarakat, pemerintah desa, kecamatan, dan Pemerintah Kabupaten Tangerang terus diperkuat agar pembangunan lingkungan dapat berlangsung secara berkelanjutan.

Dengan dukungan berbagai pihak, Kampung Bayur Rawa Bambu diharapkan semakin tertata, nyaman, dan mampu meningkatkan kualitas lingkungan bagi masyarakat setempat.(***)

 

 

 

Penulis: Red KJK

Editor: Adr