Lenteraindonesia.net | MUARA ENIM – Masyarakat Pendukung Gibran (MPG) DPW Sumatera Selatan menyatakan sikap tegas memerangi praktik judi online yang dinilai semakin meresahkan dan berdampak luas di tengah masyarakat.
Ketua MPG Sumsel, Nathan, mengungkapkan keprihatinan mendalam atas peristiwa tragis yang terjadi di Kabupaten Lahat, di mana seorang ibu menjadi korban pembunuhan oleh anak kandungnya sendiri yang diduga dipicu kecanduan judi online.
“Kami sangat menyayangkan kejadian ini. Ini adalah tragedi kemanusiaan yang tidak bisa dianggap sepele. Kami berharap peristiwa serupa tidak akan terjadi lagi,” ujar Nathan, Rabu (8/4/2026).
Menurutnya, dampak negatif judi online tidak hanya merugikan secara ekonomi, tetapi juga dapat menghancurkan kehidupan sosial hingga memicu tindakan kriminal yang ekstrem.
Nathan menegaskan bahwa persoalan judi online harus menjadi perhatian serius seluruh pihak, termasuk kementerian dan lembaga terkait, untuk segera mengambil langkah konkret dan terkoordinasi dalam memberantas praktik tersebut.
Ia juga menyampaikan keyakinannya bahwa di bawah kepemimpinan Prabowo Subianto bersama Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, pemerintah mampu menekan hingga memberantas judi online sampai ke akar-akarnya.
“Kami optimistis pemerintah memiliki komitmen kuat dalam menjaga stabilitas sosial serta melindungi masyarakat dari dampak negatif aktivitas ilegal ini,” tegasnya.
MPG Sumsel, lanjut Nathan, akan terus mendukung langkah pemerintah sekaligus aktif mengedukasi masyarakat mengenai bahaya judi online, guna menciptakan lingkungan yang lebih aman, sehat, dan kondusif. (Red)
Penulis: N. Siregar
Editor: Adr











