Lenteraindonesia.net, Pahae – Permainan judi Togel semakin marak di Kabupaten Tapanuli Utara, khususnya di Kecamatan Pahae . Judi togel sudah membuat masyarakat resah, Bandar judi dan juru tulisnyapun secara terang terangan menjual judi haram tersebut, tanpa tindakan dari pihak Polsek Pahae, permainan ini hampir beroperasi disetiap desa di wilayah hukum Polsek Pahae.
Hal ini sangat layak untuk ditelusuri, mengingat lambatnya respon penanganan hukum yang tegas dari Pihak kepolisian terhadap maraknya Perjudian togel dan juga diduga aparat penegak hukum (polisi) sepertinya tutup mata dengan permainan ini, apalagi terhadap para bandarnya yang di duga dikendalikan berinisial JG dan DS.
Investigasi yang dilakukan media ini di lapangan, judi togel dikecamatan Pahae sudah begitu marak dan meresahkan masyarakat, bagai jamur di musim hujan dan ini sudah begitu lama berlangsung.
Namun bandar judi togel JG dan DS tersebut hingga kini belom pernah terseret (ditangkap) Petugas Kepolisian Sektor Pahae, dan juga diduga bandar judi togel memberi upeti setiap bulannya, bahkan beredar issu bahwa bandar judi togel tersebut sangat dekat dengan Polsek Pahae, yang seogianya menjadi pelindung masyarakat.
Aktivitas permainan judi Togel di Kecamatan Pahae Kabupaten Tapanuli Utara tetap marak dan merajalela. Para bandar maupun pemainnya sepertinya tidak takut, karena menurut warga yg ditemui tim media ini, tidak pernah ada tindakan Polsek Pahae.
Menurut Warga lain Penduduk Kecamatan Pahae bermarga Gultom, mengungkapkan permainan judi togel ini diduga segaja di pelihara, terbukti, para juru tulis dan bandarnya tidak pernah takut dengan Aparat Penegak Hukum.
“Kecamatan Pahae ini sudah menjadi sarang besar permainan judi togel di Tapanuli utara ini,karena disetiap desa mempunya koordinator, sepertinya ada pembiaran dari Aparat penegak hukum,sehingga bandar judi itu bisa dengan bebasnya melakukan aktivitas haram itu,bandarnya sangat di kenal dikalangan Aparat Penegak Hukum (polisi) di Kabupaten Tapanuli Utara” Ungkap sumber ke Media ini,selasa,(7 Mei 2024).(edy)











