Wednesday, October 21, 2026
spot_img
Home Headline Pembangunan Turap Kali Angke di Tangsel Dikebut, Warga Berharap Banjir dan Longsor...

Pembangunan Turap Kali Angke di Tangsel Dikebut, Warga Berharap Banjir dan Longsor Teratasi

Lenteraindonesia.net | TANGERANG SELATAN – Pembangunan turap penahan tebing di sepanjang aliran Kali Angke, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), terus dilakukan sebagai upaya memperkuat tebing sungai dan mengurangi risiko longsor serta banjir yang mengancam permukiman warga.

Kawasan bantaran Kali Angke menjadi salah satu wilayah yang perlu mendapat perhatian, terutama saat musim hujan. Peningkatan debit air dan kondisi tebing yang tergerus arus sungai berpotensi menimbulkan longsor maupun luapan air ke area permukiman.

Berdasarkan pantauan di lokasi sebagaimana disampaikan dalam laporan, pekerjaan turap dilakukan menggunakan konstruksi sheet pile dan beton bertulang pada sejumlah bagian tebing. Alat berat juga dikerahkan untuk mendukung proses pengerjaan.

Pembangunan tersebut diharapkan dapat memperkuat struktur tebing sungai sehingga lebih mampu menahan tekanan tanah dan air, sekaligus mengurangi risiko kerusakan di kawasan bantaran sungai.

Pembangunan turap mendapat respons positif dari warga yang tinggal di sekitar Kali Angke. Mereka berharap proyek tersebut dapat memberikan perlindungan lebih baik, terutama ketika hujan deras menyebabkan debit sungai meningkat.

“Kalau hujan besar, air kali naik cepat dan tebingnya sering longsor. Alhamdulillah sekarang sudah dibangun turap, jadi kami lebih tenang dan merasa aman,” ungkap salah seorang warga.

Bagi masyarakat yang tinggal di sekitar bantaran sungai, kondisi tebing dan peningkatan debit air menjadi hal yang perlu diwaspadai saat musim hujan. Karena itu, pembangunan infrastruktur pengendali sungai diharapkan dapat membantu mengurangi potensi ancaman terhadap lingkungan permukiman.

Pembangunan turap Kali Angke diharapkan tidak hanya memperkuat tebing, tetapi juga menjadi bagian dari upaya penanganan risiko banjir secara berkelanjutan di Tangerang Selatan.

Selain memastikan konstruksi sesuai spesifikasi teknis, pengawasan pekerjaan dan pemeliharaan setelah proyek selesai juga penting untuk menjaga fungsi infrastruktur dalam jangka panjang.

Penanganan banjir pun membutuhkan dukungan langkah lain, seperti pemeliharaan aliran sungai, pengelolaan sampah, serta perbaikan sistem drainase di kawasan yang berpotensi terdampak.

Warga berharap pembangunan turap dapat diselesaikan sesuai rencana sehingga manfaatnya segera dirasakan. Dengan infrastruktur yang memadai dan pemeliharaan berkelanjutan, risiko longsor tebing serta dampak luapan Kali Angke terhadap permukiman diharapkan dapat ditekan.(***)

 

 

 

 

Penulis: Redaksi

Editor: Adr