Lenteraindonesia.net | TANGERANG SELATAN – Pekerjaan pembangunan saluran drainase di kawasan Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan, dilaporkan terhenti sementara akibat jalur penggalian terhalang kabel optik yang terpasang di lokasi proyek.
Kendala tersebut diketahui saat tim pelaksana melakukan penggalian untuk pembangunan saluran air. Posisi kabel berada tepat di jalur rencana drainase sehingga pekerjaan dihentikan sementara guna menghindari kerusakan jaringan yang berpotensi mengganggu layanan komunikasi masyarakat.
“Saat ini pekerjaan kami hentikan dulu. Kami tidak berani melanjutkan sebelum ada koordinasi dan solusi yang tepat, agar tidak merusak kabel yang ada,” ujar salah satu petugas di lokasi.

Penghentian sementara itu dilakukan sambil menunggu koordinasi dengan pihak terkait, termasuk pemilik jaringan kabel optik. Sejumlah opsi penyelesaian disebut tengah dibahas, mulai dari pemindahan jalur kabel hingga penyesuaian teknis pengerjaan drainase.
Namun, hingga informasi ini disusun, belum ada kepastian mengenai waktu dimulainya kembali pekerjaan tersebut.
Terhentinya pekerjaan drainase tersebut menjadi perhatian warga karena saluran air dinilai penting untuk membantu mengatasi genangan yang kerap terjadi saat musim hujan.
Warga berharap kendala teknis dapat segera diselesaikan agar pembangunan tidak berlarut-larut dan manfaatnya bisa segera dirasakan masyarakat.
Selain meminta percepatan penyelesaian masalah kabel optik, warga juga mengimbau Dinas Pekerjaan Umum (PU) agar melakukan pemantauan langsung terhadap pelaksanaan proyek yang dikerjakan oleh perusahaan pelaksana.

Pengawasan dinilai penting untuk memastikan pekerjaan berjalan sesuai spesifikasi teknis, rapi, dan tidak menimbulkan persoalan baru bagi lingkungan sekitar.
Warga juga berharap instansi terkait mengevaluasi hasil pekerjaan di lapangan serta memastikan pihak pelaksana menjalankan tanggung jawabnya sesuai ketentuan kontrak.
Koordinasi antara pelaksana proyek, Dinas PU, dan pemilik jaringan kabel optik diperlukan agar persoalan tersebut dapat diselesaikan tanpa merusak infrastruktur yang sudah ada.
Di sisi lain, pengawasan terhadap mutu pekerjaan tetap perlu dilakukan agar pembangunan drainase benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Warga berharap solusi segera ditemukan sehingga pekerjaan dapat kembali berjalan dan saluran drainase bisa berfungsi optimal untuk membantu mengurangi genangan air di kawasan Pondok Aren.
Hingga berita ini diterbitkan, belum terdapat keterangan resmi dari Dinas PU maupun pihak perusahaan pelaksana mengenai penyebab teknis terhalangnya jalur penggalian dan target penyelesaian pekerjaan.(***)
Penulis: M. Dun
Editor: Adr











