Pemdes Kemang Bogor Gelar Gotong Royong Swadaya Perbaiki Jalan Rusak Sepanjang 700 Meter

Lenteraindonesia.net | BOGOR — Pemerintah Desa Kemang bersama masyarakat menggelar kegiatan gotong royong swadaya untuk memperbaiki jalan rusak di wilayah desa setempat.

Kegiatan tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian pemerintah desa terhadap kondisi jalan berlubang yang selama ini dikeluhkan masyarakat.

Kepala Desa Kemang, H. Entang Suana, S.E., mengatakan, kegiatan swadaya masyarakat itu dilakukan dengan menggunakan material scrap yang dibeli dari perusahaan setempat.

“Hari ini sedang melaksanakan gotong royong swadaya pengaspalan jalan, yang mana scrap-nya kita beli dari PT Pyramida. Setelah mau ngegiling, mesin yang di UPT Parung itu mogok jadi kita betulkan dulu, turunkan mekanik. Setelah dibetulkan habis magrib baru digiling,” ujar Entang. Senin, (11/05/26).

Menurut Entang, jalan yang diperbaiki memiliki panjang sekitar ±700 meter. Sebelum dilakukan pengaspalan sementara, jalan yang berlubang terlebih dahulu diurug agar lebih aman dilalui masyarakat.

“Sepanjang kurang lebih 700 meter jalan yang berlubang kita urug dulu. Kebetulan itu jalan kabupaten, karena ada di wilayah Kemang jadi kita swadaya. Segala tenaga dan pengeluaran lainnya ditanggung bersama,” jelasnya.

Ia berharap langkah swadaya tersebut dapat menjadi solusi sementara sambil menunggu realisasi pembangunan permanen dari pemerintah.

Entang juga mengungkapkan bahwa jalan tersebut rencananya akan dilakukan pengecoran menggunakan dana Corporate Social Responsibility (CSR) dari perusahaan perkebunan sawit.

Pembangunan permanen itu disebut sudah memasuki tahap pelelangan dan diperkirakan mulai dikerjakan pada Juli atau Agustus 2026.

“Karena memang mau dilaksanakan dengan biaya CSR dari perkebunan sawit untuk pengecoran jalan setinggi 30 cm dan panjang sekitar 500 sampai 750 meter dan sudah masuk tahap pelelangan,” katanya.

Ia berharap proyek tersebut dapat segera direalisasikan demi kenyamanan masyarakat.

“Masyarakat taunya mau itu jalan kabupaten atau desa, karena posisinya ada di Desa Kemang ya komplainnya ke desa juga. Jadi kami berharap secepatnya direalisasikan,” pungkasnya.

Kegiatan gotong royong tersebut mendapat apresiasi dari warga karena dinilai menjadi bentuk kepedulian pemerintah desa dalam menjaga akses jalan agar tetap dapat digunakan dengan aman oleh masyarakat. (***)

 

Penulis: Redaksi

Editor: Adr