Lenteraindonesia.net | KABUPATEN BOGOR – Pemerintah Kabupaten Bogor terus memperkuat identitas daerah melalui pelestarian dan penelusuran jejak sejarah.
Upaya tersebut diwujudkan melalui ekspedisi sejarah yang dilakukan di wilayah Cisarua hingga Ciawi, sebagai bagian dari komitmen menggali potensi sejarah di Bumi Tegar Beriman.
Ekspedisi ini tidak hanya bertujuan menjaga peninggalan masa lalu, tetapi juga menghidupkan nilai-nilai sejarah sebagai fondasi pembangunan berkelanjutan.
Dalam penelusuran tersebut, tim menemukan berbagai peninggalan bersejarah, mulai dari makam tua peninggalan kolonial Belanda, bangunan rumah yang masih kokoh sejak tahun 1930-an, hingga jejak kejayaan perkebunan teh dan kina yang dahulu menjadi penggerak ekonomi kawasan Puncak.
Salah satu temuan penting adalah makam M. Goenawan Parto Widigdo, yang dikenal sebagai pejuang kemerdekaan di bidang kesehatan.
Selain itu, kompleks makam keluarga Johannes van den Bosch juga menjadi bagian dari penemuan yang memperkaya khazanah sejarah Kabupaten Bogor.
Bupati Bogor, Rudy Susmanto, menegaskan bahwa pelestarian sejarah merupakan langkah strategis dalam membangun karakter dan jati diri daerah di tengah pesatnya pembangunan.
“Pelestarian sejarah menjadi bagian penting dalam membentuk identitas Kabupaten Bogor. Sejarah adalah akar yang menguatkan arah pembangunan kita ke depan,” ujarnya, Minggu (12/4/2026).
Ia menambahkan, menjaga warisan sejarah berarti merawat memori kolektif masyarakat sekaligus membuka ruang pembelajaran bagi generasi muda agar tetap terhubung dengan nilai-nilai luhur daerahnya.
Lebih lanjut, langkah ini juga diarahkan untuk mendorong pengembangan potensi wisata sejarah yang edukatif dan berkelanjutan, sehingga mampu memberikan nilai tambah bagi masyarakat.
“Setiap jejak sejarah bukan sekadar cerita masa lalu, melainkan energi untuk membangun masa depan yang berkarakter, beridentitas, dan berkelanjutan,” pungkasnya. (Red)
Penulis: Igon
Editor: Adr











