Lenteraindonesia.net | Muara Enim – PT Bukit Asam Tbk (PTBA) melaksanakan uji coba aplikasi pemanfaatan Kalium Humat di lahan pertanian binaan seluas 3,5 hektare di Desa Tanjung Karangan, Kecamatan Tanjung Agung, Kabupaten Muara Enim. Kamis, (11/12/25).
Exploration, R&D and Innovation Dept. Head PTBA, Bagus Totok Purnomo, mengatakan bahwa uji coba ini merupakan langkah strategis dalam mengimplementasikan hilirisasi batubara berkalori rendah melalui inovasi Kalium Humat yang dikembangkan bersama Universitas Gadjah Mada (UGM).
“Kami berharap kegiatan ini memberikan manfaat bagi masyarakat, terutama dalam mendorong pemanfaatan lahan marjinal serta meningkatkan produktivitas pangan. Ini menjadi pondasi bagi keberlanjutan sektor pertanian dan perkebunan,” ujarnya.
Sementara itu, Sustainable Economic, Social & Environment Dept. Head PTBA, Mustafa Kamal, menegaskan komitmen perusahaan dalam memperkuat pertanian berkelanjutan dan ramah lingkungan.
“Kerja bersama ini diharapkan terus menghadirkan hasil yang lebih baik bagi para petani. Ketersediaan air dari PLTS Irigasi PTBA dan perbaikan kesehatan tanah dengan Kalium Humat menjadi fondasi penting peningkatan produktivitas dan keberlanjutan pertanian,” jelasnya.
Kegiatan yang berlangsung pukul 08.30–11.00 WIB ini melibatkan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari jajaran perusahaan, perangkat desa, akademisi, hingga kelompok tani setempat yang berjumlah sekitar 14 orang. Kolaborasi multipihak tersebut menjadi penguatan penting dalam pelaksanaan uji coba Kalium Humat sebagai upaya peningkatan produktivitas lahan dan pengembangan pertanian ramah lingkungan.
Kepala Desa Tanjung Karangan turut mengapresiasi langkah PTBA. Menurutnya, petani memberikan respons positif dan menaruh harapan besar terhadap manfaat Kalium Humat yang dinilai mampu memperbaiki kualitas lahan dan meningkatkan hasil panen.
“Program ini juga mendukung ketahanan pangan nasional melalui peningkatan produktivitas pertanian serta membantu efisiensi penggunaan pupuk kimia,” ungkapnya.
Dengan inovasi pemanfaatan Kalium Humat serta kolaborasi perusahaan, akademisi, dan masyarakat, PTBA terus memperkuat kontribusinya pada sektor pertanian di wilayah operasional. Uji coba ini diharapkan menjadi langkah awal menuju penerapan yang lebih luas dan berkelanjutan, sehingga memberikan dampak ekonomi dan lingkungan bagi petani Desa Tanjung Karangan dan sekitarnya. (N Siregar)
Editor: Adr











