Lenteraindonesia.net, Jakarta – Suasana panggung ASEAN Fashion Festival (AFF) 2025 semakin menggeliat di hari kedua pelaksanaannya, Sabtu, 19 Juli 2025.
Bertempat di destinasi kreatif Mantra PIK, Jakarta Utara, festival mode bergengsi skala regional ini menyuguhkan perpaduan spektakuler antara estetika kontemporer dan kekayaan budaya Asia Tenggara.
AFF 2025 tak sekadar memamerkan busana. Ia adalah arena pertemuan lintas bangsa, tempat ide-ide mode dari para desainer, model, dan pegiat fashion Asia Tenggara menjelma jadi narasi visual yang memukau.
Dari pagi hingga malam, runway AFF diramaikan oleh koleksi-koleksi memikat, dari nama baru yang tengah bersinar hingga label kawakan yang telah akrab di kancah mode ASEAN.
Desain Eksperimental dan Kolaborasi Lintas Negara
Garis etnik kontemporer dari Sion Bajuku Klambi membuka jalan bagi eksplorasi mode yang lebih dalam.
Chatrine Liu menghadirkan keanggunan feminin yang lembut, sementara Arsita Craft—buah karya desainer Arsita Resmisari—menampilkan detail kriya lokal yang menyentuh akar budaya Nusantara
Sorotan khusus jatuh pada kolaborasi eksklusif antara R3TTE dan ANZa, menyatukan pendekatan tekstil tradisional dalam kemasan urban yang progresif siap membawa wajah baru dunia mode ASEAN.
Panggung AFF 2025 juga diramaikan oleh Ambassador Show—ajang selebrasi bagi para model muda berbakat dari berbagai penjuru ASEAN.
Jeva, siswi SMP yang tampil penuh percaya diri, berhasil mencuri perhatian lewat enam tampilan busana dari berbagai desainer selama tiga hari penyelenggaraan.
“Sejak hari pertama, aku sudah membawakan dua busana setiap harinya. Total ada enam look sampai besok. Semoga AFF 2025 sukses besar dan jadi wadah kami menunjukkan karya para desainer hebat,” ujar Jeva dengan semangat.
Ajak Desainer Muda Garap Lurik
Sementara itu, Memey, teman Jeva yang masih duduk di bangku kelas 2 SD, tak kalah mencuri hati para penonton.
Ia tampil menggemaskan mengenakan busana dari Araji dan koleksi tenun khas Nusantara.
“Senang banget bisa ikut acara ini. Aku bisa belajar tampil di atas panggung dan pakai baju yang cantik dari kakak desainer,” ucap Memey polos namun penuh antusiasme.
Tak hanya parade busana, AFF 2025 juga dimeriahkan oleh pertunjukan musik dari Nita, Nayaka, dan Ariana.
Harmoni musik dan fashion menjadikan atmosfer panggung AFF tidak sekadar megah, tetapi juga hangat dan intim.
Salah satu momen emosional tersaji lewat duet inspiratif antara Irna Juita, desainer asal Indonesia, dan Jayson Cuaycong dari Filipina.
Sebuah kolaborasi lintas negara yang menyiratkan semangat bersama untuk membangun industri kreatif ASEAN yang inklusif dan berkelanjutan. (Faisol)











