Lenteraindonesia.net | Bogor – Ratusan warga Dusun 02, Desa Cogreg, Kecamatan Parung, menggelar aksi gotong royong memperbaiki jalan rusak yang menjadi akses utama antar kampung pada Senin (7/7/2025).
Kerusakan jalan disebabkan oleh gerusan air hujan yang membuat permukaan jalan berlubang dan licin. Kondisi ini cukup membahayakan warga yang melintas, terutama saat musim hujan tiba.
“Kalau hujan becek, licin, dan banyak genangan. Kasihan warga yang melintas, mereka harus ekstra hati-hati,” ujar Kepala Dusun 02, Mukhlis, saat ditemui di lokasi kegiatan.

Mukhlis menjelaskan, inisiatif gotong royong ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian bersama terhadap fasilitas umum, sekaligus mempertahankan nilai-nilai kearifan lokal yang sudah lama menjadi tradisi masyarakat.
“Budaya gotong royong ini warisan leluhur. Kalau tidak dijaga dan dilestarikan, bukan tidak mungkin akan hilang,” katanya.
Lebih lanjut, Mukhlis menambahkan bahwa jalan tersebut direncanakan akan dilakukan pengaspalan secara permanen pada Agustus 2025 mendatang. Proyek pengaspalan tersebut akan menggunakan dana desa sebagai bentuk dukungan dari pemerintah desa terhadap kebutuhan masyarakat.
“Insya Allah bulan Agustus nanti, pembangunan jalan ini akan dimaksimalkan dengan dana dari desa,” jelasnya.
Warga berharap, dengan perbaikan dan pengaspalan yang akan datang, akses jalan akan semakin nyaman dan aman bagi aktivitas sehari-hari. (Red)
Editor: Adr












