Lenteraindonesia.net | MUARA ENIM — Aksi cepat dan kepedulian yang ditunjukkan anggota Bhabinkamtibmas bersama warga berhasil menyelamatkan seorang pemuda yang diduga hendak mengakhiri hidup di kawasan Jembatan Kepur, Jumat (8/5/2026) sekitar pukul 14.54 WIB.
Peristiwa bermula saat seorang warga bernama Aji menghubungi petugas dan melaporkan adanya pemuda yang mencoba melompat ke Sungai Lematang dari atas jembatan.
Mendapat laporan tersebut, Bhabinkamtibmas Nopli bersama anggota Satpol PP segera menuju lokasi untuk melakukan penyelamatan.
Kapolres Muara Enim Hendri Syaputra melalui Kasi Humas RTM Situmorang menyampaikan bahwa tindakan cepat personel di lapangan merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap keselamatan masyarakat.
“Kesigapan anggota bersama unsur terkait patut diapresiasi karena berhasil mencegah terjadinya hal yang tidak diinginkan. Kami mengimbau masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan sekitar dan segera melapor apabila menemukan warga yang membutuhkan bantuan,” ujarnya.
Saat tiba di lokasi, petugas mendapati seorang pemuda berinisial A (18), warga Kelurahan Pasar I, dalam kondisi menangis dan beberapa kali mendekati pinggir jembatan sambil menunduk ke arah sungai.
Situasi sempat menegangkan karena korban sulit diajak berkomunikasi.
Dengan pendekatan humanis dan penuh kesabaran, Nopli bersama petugas lainnya terus membujuk korban agar menjauh dari bibir jembatan.
Tak lama kemudian, keluarga korban datang ke lokasi dan turut membantu menenangkan korban hingga akhirnya berhasil diamankan.
Setelah kondisi korban mulai stabil, petugas berkoordinasi dengan BPBD untuk membawa pemuda tersebut kembali ke rumah keluarganya dalam keadaan selamat.
Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya kepedulian sosial terhadap warga yang mengalami tekanan mental maupun kondisi darurat lainnya.
Tindakan kemanusiaan yang dilakukan aparat bersama warga pun mendapat apresiasi dari masyarakat sekitar.
Polisi juga mengimbau masyarakat untuk segera menghubungi layanan darurat Kepolisian di 110 apabila menemukan warga yang membutuhkan bantuan atau berada dalam kondisi membahayakan diri. (***)
Penulis: N. Siregar
Editor: Adr











