Kapolda Sumsel Soroti Peredaran Senpi Ilegal, Dukung Turnamen Menembak Nasional Perbakin

Lenteraindonesia.net | PALEMBANG – Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Dr. H. Sandi Nugroho, S.H.,S.I.K.,M.Hum., menyoroti maraknya peredaran dan penyalahgunaan senjata api ilegal yang kerap digunakan dalam berbagai tindak kriminal di Indonesia.

Hal tersebut disampaikan saat Kapolda Sumsel menerima kunjungan kerja pengurus Persatuan Menembak Indonesia Provinsi Sumatera Selatan di Ruang Rapat Kapolda, Gedung Presisi Polda Sumatera Selatan, Rabu pagi.

Dalam pertemuan tersebut, Kapolda menegaskan bahwa pengawasan terhadap kepemilikan serta penggunaan senjata api oleh masyarakat sipil harus dilakukan secara ketat guna mencegah potensi penyalahgunaan yang dapat mengancam keamanan publik.

“Kami mendukung perkembangan olahraga menembak di Sumatera Selatan. Namun pengawasan terhadap kepemilikan dan penggunaan senjata api harus tetap dilakukan secara ketat. Pencegahan harus selalu diutamakan agar keamanan masyarakat tetap terjaga,” ujar Sandi Nugroho.

Kapolda juga menyoroti peredaran senjata api ilegal, baik senjata rakitan maupun airsoft gun yang dimodifikasi menyerupai senjata api, yang dinilai dapat menjadi ancaman serius terhadap keamanan dan ketertiban masyarakat.

Karena itu, ia menginstruksikan agar evaluasi terhadap standar operasional prosedur (SOP) penggunaan senjata api dilakukan secara berkala serta memperkuat pengawasan terhadap kepemilikan senjata api oleh masyarakat.

Langkah tersebut dinilai penting untuk memastikan seluruh kepemilikan senjata api tetap berada dalam pengawasan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Dalam pertemuan tersebut, Kapolda Sumsel menerima Ketua Umum Perbakin Sumatera Selatan Anto Bambang Utoyo beserta jajaran pengurus lainnya, di antaranya Penasehat Asfan Sanaf, Bendahara Adam Sautin, Ketua Bidang Reaksi Seno Mahyudin, serta Ketua Bidang Berburu Alex Suhendra.

Kapolda Sumsel juga didampingi sejumlah pejabat utama Polda Sumsel, antara lain Dir Intelkam Tony Budhi Susetyo, Dir Reskrimum Johannes Bangun, Dansat Brimob Susnadi, serta Kabid Propam Raden Azis Safiri.

Pertemuan tersebut menjadi forum strategis untuk memperkuat sinergi antara kepolisian dan organisasi olahraga menembak dalam mendukung pembinaan atlet sekaligus memastikan pengelolaan senjata api tetap berada dalam koridor hukum.

Dalam kesempatan tersebut, Perbakin Sumsel juga menyampaikan rencana penyelenggaraan kompetisi menembak tingkat nasional di Sumatera Selatan.

Kompetisi tersebut direncanakan akan mempertandingkan sejumlah kategori, seperti tembak reaksi, tembak berburu, tembak sasaran, long range shooting, hingga tembak pistol.

Selain itu, Perbakin Sumsel juga mengusulkan penyelenggaraan turnamen bertajuk “Kapolda Sumsel Cup” sebagai agenda kompetisi menembak yang diharapkan dapat menarik partisipasi atlet dari berbagai daerah di Indonesia.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumatera Selatan Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K.,M.H., menegaskan bahwa kolaborasi antara kepolisian dan organisasi olahraga menembak dapat memberikan kontribusi positif bagi keamanan sekaligus pengembangan olahraga di daerah.

“Polda Sumsel terbuka terhadap kerja sama dengan berbagai elemen masyarakat selama berjalan dalam koridor hukum serta mendukung stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat,” ujarnya.

Melalui penguatan pengawasan senjata api serta sinergi dengan berbagai elemen masyarakat, Polda Sumatera Selatan berkomitmen menjaga keamanan sekaligus mendukung pengembangan olahraga menembak di wilayah Sumatera Selatan. (Red)

 

Penulis: N Siregar

Editor: Adr