Kemacetan Lalin Pada Libur Idulfitri 2026 Jadi Berkah Pedagang Oleh-Oleh Puncak Bogor

Lenteraindonesia.net I Bogor – Kemacetan panjang dijalur Puncak Bogor selama arus mudik Idulfitri 2026 ternyata membawa keberkahan bagi para pedagang oleh oleh di sepanjang jalur tersebut. Baik itu pedagang makanan dan minuman semuanya mendapat bagian dibeli oleh mereka pengguna jalan yang terjebak kemacetan atau wisatawan yang terbiasa berbelanja oleh oleh saat kembali ke rumahnya.

Salah satu pedagang oleh-oleh di Rest Area 88, Desa Kopo, Kecamatan Cisarua, Agus mengaku dagangannya laris sejak dua hari setelah Lebaran hingga akhir masa libur.

“Alhamdulillah oleh-oleh yang dijual habis, ubi Cilembu, kremes, dodol hingga keripik laris,” ujar Agus, Jumat 27 maret 2026.

Selain Agus, pedagang makanan dan minuman di Hotel Accram mengaku mengalami hal serupa. Kemacetan di Jalan Raya Puncak berdampak pada peningkatan jumlah pembeli di warungnya.

“Banyak yang makan dan ngopi di sini. Sejak hari kedua Lebaran hingga hari ini masih ramai,” ucapnya.

Puncak keramaian pembeli terjadi pada hari ketiga Lebaran, tepatnya Senin 23 Maret, para penjual makanan dan minuman di lokasi itu habis terjual.

“Biasanya saya tutup pukul 16.00 WIB, selama libur Lebaran harus tutup pukul 18.30 WIB karena masih banyak yang makan di sini,” terangnya.

Data Satlantas Polres Bogor mencatat sebanyak 324.356 kendaraan memadati kawasan Puncak. Angka tersebut belum termasuk kendaraan yang melintas melalui Jalan Raya Jenderal Hoegeng Ciawi maupun kendaraan roda dua yang keluar dari sejumlah jalur alternatif.

Puncak kepadatan arus lalu lintas terjadi pada Senin 23 Maret dengan total 94.449 kendaraan roda empat atau lebih yang melintas, baik menuju Puncak maupun arah sebaliknya. (Igon)

Editor : Adr