Lenteraindonesia.net | BOGOR — Pemerintah Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor, bersama warga menggelar Salat Istisqa sebagai ikhtiar memohon turunnya hujan setelah kemarau panjang melanda wilayah tersebut selama sekitar tiga bulan.
Salat Istisqa dilaksanakan di halaman parkir belakang Kantor Kecamatan Kemang, Jumat (18/9/2026), mulai pukul 10.00 WIB hingga 10.45 WIB. Kegiatan diikuti staf Kecamatan Kemang bersama masyarakat.
Salat Istisqa digelar sebagai bentuk ikhtiar dan doa agar hujan segera turun, menyusul kondisi kemarau yang berdampak terhadap ketersediaan air bersih serta aktivitas masyarakat, khususnya sektor pertanian.
Camat Kemang Imam Mahmudi mengatakan, pelaksanaan Salat Istisqa dilakukan dengan harapan hujan segera turun di wilayah Kecamatan Kemang dan Kabupaten Bogor.
“Hari ini kita melaksanakan Salat Istisqa untuk memohon turunnya hujan,” ujar Imam Mahmudi.
Menurut Imam, kemarau telah melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Bogor sejak Juni 2026. Kondisi tersebut menyebabkan sejumlah wilayah mulai mengalami persoalan ketersediaan air bersih.
“Kemarau dengan intensitas yang cukup panjang membuat sumur-sumur mengering, lahan pertanian kering, dan saluran irigasi juga kering,” ucapnya.
Kondisi tersebut tidak hanya berdampak terhadap kebutuhan air bersih masyarakat, tetapi juga berpengaruh terhadap lahan pertanian dan saluran irigasi.
Imam berharap turunnya hujan dapat membantu mengembalikan ketersediaan air serta memungkinkan para petani kembali melakukan aktivitas bercocok tanam.
“Petani kita bisa menanam lagi dan air-air di rumah warga bisa terisi kembali,” katanya.
Imam menambahkan, Pemerintah Kabupaten Bogor sebelumnya telah melakukan berbagai upaya untuk mengantisipasi dampak kemarau, salah satunya melalui modifikasi cuaca atau hujan buatan bersama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).
Namun, menurut Imam, upaya tersebut belum menghasilkan hujan yang diharapkan di wilayah Kabupaten Bogor.
“Ikhtiar kita sudah, maka ini cara terakhir manusia dengan cara berdoa kepada Allah agar hujan turun supaya petani kita bisa menanam lagi dan air-air di rumah warga bisa terisi kembali,” pungkasnya.
Pelaksanaan Salat Istisqa tersebut menjadi salah satu bentuk ikhtiar masyarakat dan pemerintah setempat dalam menghadapi kondisi kemarau panjang yang berdampak pada ketersediaan air di wilayah Kecamatan Kemang dan sekitarnya.(***)
Penulis: Igon
Editor: Adr











