Wednesday, September 16, 2026
spot_img
Home Bogor Raya KJK Tangerang Raya Gelar Diskusi Publik dan Orientasi Organisasi 2026 di Cisarua

KJK Tangerang Raya Gelar Diskusi Publik dan Orientasi Organisasi 2026 di Cisarua

Lenteraindonesia.net | BOGOR — Komunitas Jurnalis Kompeten (KJK) Tangerang Raya menggelar Diskusi Publik Jurnalis dan Orientasi Organisasi 2026 di Villa Eldia, Cisarua, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Minggu (13/9/2026).

Kegiatan mengangkat tema “Bersinergi, Berintegritas, dan Berdaya untuk Jurnalisme yang Profesional dan Bermanfaat.” Selain membahas isu jurnalistik dan organisasi, kegiatan tersebut menjadi momentum silaturahmi serta memperkuat kebersamaan antara pengurus dan anggota KJK Tangerang Raya.

Rangkaian kegiatan diawali dengan memperdengarkan Mars KJK Tangerang Raya “Satu Suara KJK”. Mars tersebut menjadi pembuka sebelum peserta memasuki agenda utama berupa diskusi publik dan orientasi organisasi.

Kegiatan kemudian dibuka Ketua Umum KJK Tangerang Raya, Agus M. Romdoni. Dalam pengantarnya, Agus menekankan pentingnya penguatan organisasi serta peningkatan kapasitas anggota dalam menjalankan aktivitas jurnalistik secara profesional.

Pembahasan selanjutnya menghadirkan Sumangku, S.IP, perwakilan Kesbangpol Kota Tangerang/Sekban Kesbangpol Kota Tangerang.

Ia menyampaikan pandangan mengenai keberadaan organisasi, komunikasi, serta pentingnya membangun hubungan yang konstruktif dengan berbagai unsur di tengah masyarakat.

Menurutnya, komunikasi menjadi salah satu bagian penting dalam membangun hubungan antara organisasi dengan lingkungan sosial maupun berbagai pihak yang berkepentingan.

Diskusi kemudian dilanjutkan bersama Marsel, aktivis dan pemerhati. Pembahasan diarahkan pada peran jurnalis dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat sekaligus menjalankan fungsi kontrol sosial secara bertanggung jawab.

Marsel turut menyoroti pentingnya sikap kritis yang tetap disertai pemahaman terhadap fakta dan kondisi di lapangan.

Dalam menjalankan tugas jurnalistik, informasi perlu ditempatkan secara proporsional sehingga pemberitaan tidak hanya menyampaikan persoalan, tetapi juga dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.

Sementara itu, Bambang Wahyudi, aktivis dan pemerhati lingkungan, menyampaikan pandangannya mengenai berbagai persoalan lingkungan serta peran media dalam mengawal isu-isu yang berkaitan dengan kepentingan masyarakat.

Isu lingkungan dinilai membutuhkan perhatian media karena berkaitan langsung dengan kehidupan masyarakat. Pemberitaan diharapkan tidak hanya mengungkap persoalan, tetapi juga dapat mendorong perhatian dan kepedulian publik terhadap kondisi lingkungan.

Diskusi berlangsung secara terbuka melalui pertukaran pandangan antara narasumber dan peserta. Sejumlah pembahasan berkembang pada pentingnya profesionalitas, integritas, komunikasi serta tanggung jawab jurnalis dalam menjalankan tugas.

Di luar substansi diskusi, kegiatan tersebut juga dimanfaatkan sebagai ajang silaturahmi dan kebersamaan. Pengurus dan anggota KJK Tangerang Raya berinteraksi dalam suasana kekeluargaan sekaligus memperkuat komunikasi internal organisasi.

Pada bagian akhir kegiatan, Sanrodi Kucay, selaku Pembina KJK Tangerang Raya, menyampaikan kesimpulan dari rangkaian pembahasan.

Ia menekankan pentingnya menjaga kebersamaan dan kekompakan organisasi sekaligus mendorong seluruh anggota untuk tetap mengedepankan integritas dalam menjalankan aktivitas jurnalistik.

Sanrodi kemudian memimpin doa penutup yang menandai berakhirnya rangkaian Diskusi Publik Jurnalis dan Orientasi Organisasi KJK Tangerang Raya 2026.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya KJK Tangerang Raya memperkuat komunikasi internal, meningkatkan pemahaman anggota terhadap peran jurnalistik dan organisasi, serta membangun hubungan yang lebih baik dengan berbagai unsur masyarakat.

Ruang diskusi bagi jurnalis, menurut semangat yang dibangun dalam kegiatan tersebut, tidak hanya diperlukan untuk membahas persoalan profesi, tetapi juga menjadi sarana bertukar perspektif, membangun jejaring dan menjaga kebersamaan antaranggota organisasi.

KJK Tangerang Raya berharap semangat yang dibangun melalui kegiatan tersebut dapat diterapkan dalam aktivitas jurnalistik sehari-hari dengan tetap berpedoman pada prinsip profesionalitas, independensi, akurasi dan kepentingan publik.(***)

 

 

Penulis: Red KJK

Editor: Adr