Lenteraindonesia.net | KABUPATEN TANGERANG — Mengantisipasi penurunan debit Sungai Cisadane akibat musim kemarau panjang, PERUMDAM Tirta Kerta Raharja (TKR) Kabupaten Tangerang melakukan normalisasi jalur masuk air baku di area intake IPA Gading Serpong, Rabu (16/9/2026).
Langkah tersebut dilakukan untuk membuka kembali akses aliran Sungai Cisadane menuju sumber air baku sehingga proses pengolahan air dapat tetap berjalan optimal dan pelayanan kepada pelanggan terjaga.

Sebanyak tiga unit alat berat dikerahkan untuk melakukan pengerukan sedimentasi berupa lumpur yang menghambat jalur aliran menuju intake. Material hasil pengerukan kemudian dipindahkan dari area sungai guna mencegah penumpukan kembali di sekitar jalur masuk air baku.
Tim teknis PERUMDAM TKR menjelaskan, normalisasi tersebut merupakan bagian dari evaluasi sekaligus langkah mitigasi perusahaan dalam menghadapi kondisi kemarau yang berdampak terhadap penurunan debit air baku.
“Normalisasi jalur intake ini dilakukan sebagai langkah mitigasi agar aliran air Sungai Cisadane tetap dapat masuk secara optimal ke sumber air baku IPA Gading Serpong. Kami terus melakukan pemantauan dan berbagai upaya teknis agar proses produksi air tetap terjaga,” ujar perwakilan manajemen PERUMDAM TKR, Sabtu (12/9/2026).

Sebelum alat berat dikerahkan, tim teknis PERUMDAM TKR terlebih dahulu melakukan pembersihan secara manual di sekitar area intake.
Petugas turun langsung ke sungai untuk membersihkan endapan lumpur yang menghambat aliran. Pembersihan manual tersebut dilakukan selama satu hari sebagai langkah awal membuka jalur air sekaligus mempersiapkan proses normalisasi menggunakan alat berat.
Selama proses pengerukan berlangsung, tim teknis PERUMDAM TKR melakukan pendampingan dan pengawasan untuk memastikan pekerjaan berjalan sesuai standar operasional prosedur (SOP) serta tetap memperhatikan kondisi sistem pengambilan air baku.
Selain melakukan normalisasi jalur intake, petugas juga mengawasi area screen intake untuk memastikan sampah yang terbawa arus Sungai Cisadane tidak menghambat masuknya air baku ke sistem pengolahan.
PERUMDAM TKR juga secara berkala memantau kondisi sedimentasi di sekitar titik pompa intake. Pemantauan dilakukan karena endapan lumpur mulai memengaruhi jalur aliran air sehingga diperlukan pembukaan akses agar aliran Sungai Cisadane menuju intake tetap terjaga.
Meskipun debit Sungai Cisadane mengalami penurunan akibat musim kemarau, operasional IPA Gading Serpong tetap berjalan normal.
PERUMDAM TKR terus melakukan berbagai langkah teknis dan antisipasi untuk menjaga ketersediaan air baku, memastikan proses produksi air bersih tetap berlangsung, serta mempertahankan kualitas pelayanan kepada pelanggan.
Langkah normalisasi tersebut menjadi bagian dari upaya PERUMDAM TKR menghadapi kondisi kemarau sekaligus menjaga keberlangsungan sistem penyediaan air bersih bagi masyarakat Kabupaten Tangerang.(***)
Penulis: Red/KJK
Editor: Adr
Sumber: Humas TKR











