Lenteraindonesia.net | BOGOR — Kisah haru seorang perempuan lanjut usia (lansia) bernama Kusmiati (70) berakhir bahagia. Setelah ditemukan terjatuh di depan musala di lingkungan RT 002/RW 008, Kelurahan Sukahati, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, Sabtu (1/11/2026) sekitar pukul 13.00 WIB, ia akhirnya berhasil dipertemukan kembali dengan keluarganya.
Sebelumnya, Kusmiati ditemukan warga dalam kondisi mengalami luka di bagian wajah. Warga bersama anggota Garda Penggiat Sosial Masyarakat (GPSM) Bogor Tengah kemudian memberikan pertolongan dan melakukan penanganan awal.
Ketua GPSM Bogor Tengah, Titin Suhaeni, bersama anggota lainnya turut mendampingi lansia tersebut sejak pukul 13.00 WIB hingga sekitar pukul 19.10 WIB.
Titin mengatakan, kepedulian terhadap lansia merupakan bagian dari tanggung jawab kemanusiaan yang harus dijalankan bersama oleh masyarakat.
“Kepedulian kami terhadap lansia adalah wujud nyata kemanusiaan. Lansia adalah orang tua kita semua, sudah menjadi kewajiban kita untuk menjaga dan memastikan mereka tidak sendirian saat membutuhkan pertolongan,” ujar Titin.

Setelah memberikan pertolongan, anggota GPSM bersama warga segera menyebarkan informasi mengenai penemuan Kusmiati melalui berbagai saluran komunikasi, mulai dari media sosial, grup WhatsApp komunitas warga, hingga jaringan informasi kelurahan dan kecamatan.
Upaya penyebaran informasi tersebut akhirnya membuahkan hasil. Pada malam harinya, seorang warga yang melihat informasi tersebut mengenali Kusmiati dan mengaku sebagai anggota keluarganya.
Keluarga kemudian mendatangi lokasi dan memastikan identitas lansia tersebut. Setelah itu, Kusmiati diserahkan kepada pihak keluarga.
“Alhamdulillah, berkat informasi yang kami sebar melalui medsos dan WA grup komunitas, kelurahan, kecamatan, akhirnya ada yang mengenali dan mengaku sebagai keluarganya. Bu Kusmiati sudah kami serahkan kepada pihak keluarga,” tambah Titin.
Pihak keluarga pun menyampaikan terima kasih kepada warga RT 002/RW 008 Kelurahan Sukahati dan seluruh anggota GPSM Bogor Tengah atas kepedulian serta pertolongan yang diberikan.
Peristiwa ini menjadi gambaran nyata kuatnya solidaritas masyarakat. Penyebaran informasi melalui media sosial dan grup komunikasi warga juga terbukti membantu mempercepat proses pencarian keluarga bagi seseorang yang membutuhkan pertolongan.
Kisah Kusmiati sekaligus menjadi pengingat bahwa kepedulian sederhana, respons cepat, dan kerja sama masyarakat dapat memberikan dampak besar bagi sesama, khususnya kelompok lansia yang membutuhkan perhatian dan perlindungan.(***)
Penulis: Redaksi
Editor: Adr











